Apakah kamu sudah memahami dengan baik apa itu business analyst? Saat ini bisnis tak lagi hanya soal intuisi, melainkan tentang data. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan “business analytics” harus dipahami dengan baik sebab sekarang ini sudah banyak yang membutuhkannya.
Dalam konteks saat ini, penggunaan informasi dari data telah menjadi unsur yang sangat penting dan memiliki dampak besar bagi perusahaan dalam merumuskan strategi dan keputusan bisnis. Hal ini tidaklah mengherankan mengingat tingkat persaingan yang semakin ketat di dunia bisnis. Untuk mencapai pemahaman yang lebih mendalam dan mengambil langkah-langkah yang tepat, teknik analisis data menjadi sangat krusial, yang sering disebut sebagai analisis bisnis atau business analytics.
Topik Pembahasan
Apa itu Business Analytics?
Analisis bisnis, atau yang dikenal sebagai business analyst, merujuk pada serangkaian langkah yang mencakup pengorganisasian, penyaringan, pemrosesan, dan analisis data yang berkaitan dengan bisnis. Dalam proses ini, model statistik dan metodologi digunakan secara berulang untuk mengubah data menjadi wawasan bisnis yang berharga.
Pendekatan dalam analisis bisnis lebih bersifat preskriptif, di mana fokusnya adalah pada metodologi saat data dianalisis, pola diidentifikasi, dan model dibentuk dengan tujuan memberikan pemahaman terhadap kejadian masa lalu. Selain itu, proses ini juga dimanfaatkan untuk membuat prediksi tentang kemungkinan kejadian di masa depan, serta memberikan rekomendasi atau masukan tentang langkah yang harus diambil untuk mencapai hasil yang optimal.
Dalam upaya untuk memprediksi masa depan secara akurat dan merumuskan strategi untuk mencapai tujuan yang diinginkan, solusi yang berbasis pada analisis bisnis menjadi sangat penting. Tentu saja proses yang dilakukan akan ini melibatkan analisis kuantitatif dan model matematika, serta mengintegrasikan prinsip statistik, ilmu komputer, dan riset operasional untuk mengurai kompleksitas data.
Selain itu, berbagai teknik seperti kecerdasan buatan (AI) dan jaringan saraf tiruan (neural network) juga sering digunakan untuk menganalisis data mikro dan mengidentifikasi pola yang tersembunyi.
Memahami Jenis-Jenis dalam Business Analytics
Jika dilihat dari manfaat bisnis analis dalam dunia bisnis tentu bisa dikelompokkan menjadi beberapa jenis. Kamu juga harus memahami jenis-jenis tersebut, misalnya seperti berikut:
Prescriptive Analytics
Analisis preskriptif memiliki keunggulan yang lebih maju dibandingkan analisis prediktif. Dalam analisis preskriptif, diberikan rekomendasi tindakan terbaik untuk langkah berikutnya, yang memungkinkan pengaturan kejadian agar mencapai hasil yang optimal. Pendekatan ini tidak hanya memberikan rekomendasi umum dari berbagai tindakan, melainkan menyoroti tindakan spesifik yang akan menghasilkan hasil yang paling diinginkan.
Analisis preskriptif bergantung pada sistem umpan balik yang kuat serta analisis dan pengujian berulang untuk memahami hubungan antara berbagai tindakan dan hasilnya. Pendekatan ini merencanakan tindakan yang seharusnya diambil dengan mempertimbangkan risiko bisnis, diterapkan untuk mencapai tujuan perusahaan, merespons tantangan di masa depan, dan meraih kesuksesan.
Predictive Analytics
Analisis prediktif merupakan upaya untuk meramalkan kemungkinan peristiwa di masa depan dengan menggunakan model statistik dan teknik pembelajaran mesin. Melalui pendekatan ini, analisis tersebut dapat mengidentifikasi berbagai risiko yang mungkin terjadi dalam konteks bisnis. Metode ini mengandalkan algoritma dan model statistik yang memungkinkan prediksi yang lebih akurat.
Selain itu, analisis prediktif juga memanfaatkan analisis deskriptif untuk merancang model yang dapat memproyeksikan hasil-hasil yang mungkin terjadi. Hasil dari analisis prediktif berupa laporan yang rinci dan mendukung estimasi kompleks terkait penjualan dan pemasaran.
Diagnostic Analytics
Analisis diagnostik menggunakan berbagai metode seperti drill-down, penemuan data, penambangan data, dan korelasi untuk menemukan akar penyebab suatu kejadian. Pendekatan analisis diagnostik bertujuan untuk memahami “apa” dari peristiwa masa lalu, serta “bagaimana” dan “mengapa” dari peristiwa saat ini.
Selain itu, jenis analisis ini juga mengacu pada evaluasi kinerja masa lalu untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi tren. Untuk meningkatkan efektivitas analisis diagnostik, perusahaan dapat memanfaatkan teknik OLAP (Online Analytical Processing) untuk menampilkan hasil dari data yang sedang dianalisis.
Descriptive Analytics
Analisis deskriptif merupakan pendekatan analitik yang sederhana, dimana digunakan teknik agregasi data dan data mining. Pendekatan ini bertujuan untuk menggambarkan atau merangkum data bisnis yang ada untuk memberikan gambaran mengenai peristiwa yang telah terjadi di masa lalu atau sedang berlangsung saat ini.
Dalam analisis deskriptif, juga diterapkan teknik statistik deskripsi pada data yang ada. Hal ini memberikan kemudahan bagi berbagai pihak di dalam organisasi, termasuk anggota tim, investor, pemegang saham, hingga eksekutif pemasaran dan manajer penjualan. Selain itu, analisis deskriptif membantu mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan serta memberikan wawasan mengenai perilaku pelanggan. Hasil dari analisis deskriptif dapat berupa informasi seputar stok produk, angka penjualan, biaya rata-rata produksi, dan biaya operasional.
Penutup
Dengan penjelasan di atas tentu kamu sudah memahami apa itu business analytics. Jadi dapat tiga tarikan sebagai rangkaian langkah untuk bisa mencakup proses pengorganisasian, penyaringan, pemrosesan, dan analisis data yang berkaitan dengan bisnis. Dalam proses ini, model statistik dan metodologi digunakan secara berulang untuk mengubah data menjadi wawasan bisnis yang berharga.
Jika kamu ingin menjadi seorang pesimis analis, maka saat ini sudah banyak sekali perguruan tinggi yang menyediakan program studi tersebut. Kamu bisa mendapatkan informasi lebih detail terkait jurusan business analytics ada baiknya jika berkonsultasi dengan akhir pendidikan seperti ICAN Education. Ada banyak informasi menarik yang bisa membantu kamu untuk lebih mudah memutuskan kuliah di jurusan business analytics.