7 Budaya Unik di New Zealand yang Menarik untuk Diketahui

10 Kebudayaan Unik di Selandia Baru yang Menarik untuk Diketahui

Beranda / Bacaan Umum / 10 Kebudayaan Unik di Selandia Baru yang Menarik untuk Diketahui

Budaya New Zealand menjadi salah satu hal menarik yang perlu dipahami sebelum berkunjung atau melanjutkan studi di negara ini. Selandia Baru memiliki budaya yang unik karena memadukan tradisi leluhur suku Māori dengan gaya hidup modern masyarakat keturunan Eropa atau yang dikenal sebagai Pākehā. Perpaduan tersebut menciptakan lingkungan yang terbuka, inklusif, dan menghargai keberagaman.

Masyarakat Selandia Baru yang akrab disebut Kiwi dikenal ramah, santai, dan mudah bergaul dengan siapa saja. Selain memiliki kecintaan yang tinggi terhadap alam, mereka juga menjunjung nilai kesetaraan, saling menghormati, serta kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari. Tidak heran jika New Zealand sering menjadi pilihan favorit bagi pelajar internasional yang ingin merasakan suasana belajar yang nyaman sekaligus kaya akan pengalaman budaya.

Berikut adalah panduan tentang nilai-nilai umum budaya di Selandia Baru, etika dan kebiasaan sosial, hukum yang berlaku, hingga peran dan kesetaraan perempuan:

1. Bahasa Resmi

Salah satu aspek menarik dari budaya di New Zealand adalah penggunaan tiga bahasa resmi: Bahasa Inggris, Bahasa Māori (Te Reo Māori), dan Bahasa Isyarat. Hal ini menunjukkan betapa beragam dan inklusifnya masyarakat di negara ini. Saat kamu berkuliah di New Zealand, Bahasa Inggris digunakan secara luas dalam kehidupan sehari-hari, meskipun logatnya memiliki ciri khas tersendiri.

New Zealand English terdengar mirip dengan aksen Australia bagi sebagian orang, tetapi bagi penduduk lokal, perbedaannya cukup jelas. Kamu mungkin perlu waktu untuk terbiasa dengan pelafalan atau istilah khas di sana. Selain Bahasa Inggris, Te Reo Māori juga memiliki peran penting dalam identitas nasional New Zealand. Lebih dari 150.000 orang di negara ini menggunakan Te Reo Māori dalam kehidupan mereka. 

Upaya untuk meningkatkan penggunaan Bahasa Māori terbukti berhasil karena jumlah penutur bahasa ini terus bertambah dari tahun ke tahun. Fenomena ini mencerminkan semangat masyarakat New Zealand dalam menjaga warisan budaya mereka di tengah perkembangan zaman. Sedangkan untuk bahasa isyarat di New Zealand, hampir mirip seperti bahasa isyarat British, namun disertai bahasa Māori dan ada pengaruh budaya Amerika.

2. Budaya Māori 

Salah satu konsep utama dalam budaya Māori adalah Mana, yaitu kekuatan dan kewibawaan yang diyakini berasal dari para leluhur. Konsep Mana ini masih dipegang teguh hingga kini. Banyak masyarakat Māori yang terus menjalankan adat, ritual, dan kebiasaan tradisional sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur serta cara untuk menjaga jati diri mereka.

Bahasa Māori atau Te Reo juga merupakan bagian penting dari warisan budaya tersebut. Bahasa ini memiliki sistem pelafalan, tata bahasa, dan kosakata yang khas, berbeda dari bahasa Inggris. Namun, sempat ada masa di mana Te Reo hampir punah akibat pengaruh kolonialisme. Berkat upaya revitalisasi yang gigih, kini bahasa ini kembali diajarkan di sekolah dan digunakan secara luas di berbagai aspek kehidupan publik.

Salah satu simbol budaya Māori yang paling dikenal di dunia adalah Haka, tarian tradisional penuh semangat yang melambangkan kekuatan dan persatuan. Haka sering ditampilkan dalam berbagai acara penting seperti pernikahan, upacara adat, dan pertandingan olahraga, terutama oleh tim rugby legendaris New Zealand, All Blacks. 

Selain itu, seni tato tradisional Māori yang disebut Ta Moko juga memiliki makna mendalam. Setiap desain tato bercerita tentang asal-usul, status sosial, dan perjalanan hidup pemiliknya. Tidak ada dua desain Ta Moko yang sama, karena setiap pola merepresentasikan kisah unik individu tersebut.

3. Nilai-Nilai Umum dalam Budaya Selandia Baru

Masyarakat New Zealand dikenal sebagai masyarakat ramah, terbuka, dan menghargai perbedaan. Toleransi menjadi salah satu nilai utama warga di negara ini. Mereka menerima keberagaman agama, budaya, serta pandangan hidup dengan sikap terbuka, dan menjunjung tinggi kebebasan berbicara. Selain itu, kesetaraan juga menjadi bagian penting dari kehidupan sosial di New Zealand. Negara ini tidak mengenal sistem kelas sosial maupun perbedaan peran berdasarkan gender.

Keramahan dan kedermawanan menjadi ciri khas lain yang mudah kamu temui di New Zealand. Banyak warga lokal senang mengundang teman atau kenalan ke rumah untuk makan malam, barbeque, atau sekadar bersantai bersama. Jika kamu mendapat undangan, sebaiknya membawa hadiah kecil seperti bunga, makanan manis, atau minuman ringan sebagai bentuk kesopanan.

Keluarga juga memiliki peran sangat penting dalam kehidupan masyarakat New Zealand. Mereka terbiasa makan bersama, menghabiskan waktu berkualitas, dan merayakan berbagai momen spesial bersama. Masyarakat New Zealand juga sangat menjaga kebersihan diri, rumah, dan lingkungan sekitar. Membuang sampah sembarangan atau jarang mandi dianggap tidak sopan. Kebiasaan menjaga kebersihan ini menunjukkan rasa hormat terhadap diri sendiri, orang lain, dan alam.

Selain nilai-nilai sosial, olahraga juga menjadi bagian penting dari budaya New Zealand. Rugby union adalah olahraga paling populer. Antusiasme terhadap olahraga mencerminkan semangat kebersamaan dan kompetisi sehat di masyarakat.

4. Etika dan Kebiasaan Sosial

Ketika kamu tinggal dan belajar di New Zealand, masyarakat lokal sering berbicara dengan orang asing di tempat umum, seperti di halte bus atau taman. Sebagai mahasiswa internasional, kamu bisa menyapa sekaligus melatih kemampuan bahasa Inggris. Tetapi, tetaplah berhati-hati dan jangan membagikan informasi pribadi seperti alamat atau nomor telepon kepada orang yang baru dikenal.

Dalam berinteraksi, kata-kata sederhana seperti please dan thank you memiliki makna sangat penting. Pastikan kamu selalu menggunakannya ketika meminta bantuan atau menerima sesuatu dari orang lain. Namun, tindakan seperti meludah atau buang air kecil di tempat umum dianggap sangat tidak sopan dan dapat menimbulkan kesan buruk.

Saat membeli tiket, menunggu bus, atau berada di bank, kamu juga harus berdiri dalam antrean dan menunggu giliran dengan tertib. Selain itu, ketika berada di eskalator, biasakan berdiri di sisi kiri agar orang lain dapat lewat di sisi kanan. Untuk janji dengan siapapun, kamu diharapkan datang tepat waktu. Namun, untuk pertemuan santai bersama teman atau keluarga, keterlambatan sekitar 10 menit masih dianggap wajar, asalkan kamu memberitahu jika akan datang terlambat.

Selain itu, privasi merupakan hal penting dalam budaya New Zealand. Hindari menanyakan hal-hal pribadi seperti usia, penghasilan, atau penampilan fisik kepada orang yang belum kamu kenal dekat. Jika ingin memberi pujian, sampaikan dengan sopan dan tulus. Masyarakat lokal juga sangat menyayangi hewan peliharaan. Jika kamu bertemu dengan hewan peliharaan orang lain, mintalah izin terlebih dahulu sebelum menyentuhnya.

Baca Juga: Informasi Lengkap Durasi Kuliah di New Zealand Berdasarkan Jenjang

5. Kuliner

Kuliner New Zealand merupakan perpaduan lezat dari berbagai bahan segar yang melimpah, mencerminkan kekayaan alam dan hasil lautnya yang luar biasa. Dengan warisan kuliner tradisi masyarakat asli Māori serta pengaruh populasi multikulturalnya, New Zealand menawarkan pengalaman gastronomi yang memanjakan lidah.

New Zealand dikenal memiliki industri pertanian maju, dibuktikan dengan hidangan-hidangan khasnya. Fokus pada bahan-bahan segar, lokal, dan berkualitas tinggi menjadi ciri utama kuliner negara ini. Kamu bisa menikmati daging sapi dan domba yang diberi pakan alami, unggas hasil peternakan bebas, serta buah dan sayuran segar langsung dari ladang. Kondisi alam bersih dan subur menjadikan cita rasa makanan di New Zealand terasa alami dan murni.

Budaya Māori juga memberikan pengaruh besar terhadap kuliner di New Zealand. Masakan tradisional Māori, yang dikenal sebagai kai, menonjolkan cara memasak dan bahan-bahan asli.

Salah satu pengalaman kuliner yang harus kamu coba adalah hangi, yaitu metode memasak makanan di dalam oven tanah menggunakan batu yang dipanaskan. Dalam hangi, kamu bisa menikmati daging empuk, umbi-umbian, serta rempah aromatik yang dimasak sempurna dengan rasa yang khas dan autentik. Jangan lewatkan pula cita rasa kūmara (ubi manis), roti rewena, dan berbagai hidangan bernuansa bumi yang menjadi wujud penghormatan terh

6. Hukum dan Peraturan yang Berlaku di Selandia Baru

Mengetahui peraturan di New Zealand akan membantu kamu tetap aman sekaligus menunjukkan rasa hormat terhadap budaya dan masyarakat setempat. Salah satu hal penting adalah aturan barang dan layanan dengan batasan usia.

Di Selandia Baru, siapa pun yang berusia di bawah 18 tahun tidak diperbolehkan membeli atau mengonsumsi alkohol, termasuk bir dan anggur. Jika kamu membeli minuman beralkohol, kamu wajib menunjukkan identitas diri sebagai bukti usia. Hanya orang tua atau wali sah yang boleh memberikan alkohol kepada seseorang di bawah usia 18 tahun. Pembelian atau penggunaan rokok, produk tembakau, dan rokok elektrik (vape) juga dilarang bagi yang belum berusia 18 tahun.

Untuk hiburan, beberapa film, video, dan publikasi di Selandia Baru memiliki batasan usia tertentu, seperti 13, 16, atau 18 tahun. Hal ini dilakukan untuk melindungi anak-anak dan remaja dari konten tidak sesuai. Jadi, kamu harus memperhatikan tanda klasifikasi usia sebelum menonton atau membeli sebuah film.

Dalam hal keamanan, New Zealand memiliki peraturan ketat terhadap kepemilikan dan penggunaan senjata. Membawa senjata api, pisau, semprotan merica (pepper spray) dan alat kejut listrik (stun gun), dianggap ilegal. Tujuan dari aturan tersebut adalah menjaga masyarakat tetap aman tanpa perlu mengandalkan senjata. Selain itu, semua tempat kerja dalam ruangan, termasuk restoran dan bar, merupakan area bebas asap rokok. Untuk aktivitas vaping, kebijakannya tergantung masing-masing tempat kerja.

Baca Juga: Estimasi Biaya Kuliah di New Zealand untuk Setiap Jenjang

7. Peran dan Kesetaraan Perempuan di New Zealand

Selandia Baru merupakan salah satu negara yang menjunjung tinggi kesetaraan gender, baik secara hukum maupun budaya. Perempuan di negara ini memiliki hak sama seperti laki-laki dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan, pekerjaan, dan kehidupan sosial.

Interaksi dan ekspresi kasih sayang antara laki-laki dan perempuan dianggap hal wajar dalam budaya Selandia Baru. Tidak ada pemisahan antara laki-laki dan perempuan dalam aktivitas sosial, kecuali di ruang publik tertentu seperti kamar mandi atau ruang ganti di kolam renang. Hal ini mencerminkan budaya terbuka dan kesetaraan sebagai bagian dari kehidupan masyarakat.

Selain itu, tanggung jawab rumah tangga dan pengasuhan anak juga dibagi secara adil antara laki-laki dan perempuan. Baik suami maupun istri memiliki peran sama dalam menjaga keseimbangan kehidupan keluarga. Dengan memahami nilai-nilai kesetaraan ini, kamu dapat beradaptasi lebih baik dan menghargai cara hidup masyarakat Selandia Baru.

8. Flat White, Ikon Kopi yang Melekat dengan Gaya Hidup New Zealand

Bukan hanya terkenal karena alamnya yang indah, budaya New Zealand juga identik dengan tradisi menikmati secangkir flat white setiap hari. Minuman kopi ini bahkan sering disebut berasal dari Selandia Baru dan sudah menjadi bagian dari rutinitas masyarakat setempat. Menikmati kopi di pagi atau siang hari bukan sekadar kebiasaan, tetapi juga momen untuk bersantai dan berkumpul.

Di berbagai kota, kamu akan mudah menemukan kafe independen yang menyajikan flat white dengan kualitas premium. Banyak barista membuat latte art berbentuk daun pakis atau desain khas lainnya yang menambah pengalaman menikmati kopi. Karena budaya ngopi begitu kuat, warga Kiwi juga dikenal cukup serius dalam memilih kopi yang mereka minum.

Suasana santai di kafe menjadi salah satu ciri khas kehidupan sehari-hari masyarakat Selandia Baru. Duduk sejenak sambil menikmati flat white sering dimanfaatkan untuk bekerja, berbincang, atau sekadar melepas penat. Tidak sedikit mahasiswa internasional yang akhirnya ikut terbiasa dengan rutinitas ini setelah beberapa waktu tinggal dan merasakan langsung budaya New Zealand.

9. Powhiri, Tradisi Penyambutan yang Sarat Makna

Salah satu budaya di New Zealand yang paling khas adalah powhiri, yaitu upacara penyambutan resmi dalam tradisi Māori untuk menerima tamu dengan penuh rasa hormat. Prosesi ini biasanya diawali dengan waiata atau nyanyian tradisional, dilanjutkan pidato sambutan, lalu ditutup dengan hongi, yaitu salam khas Māori yang melambangkan persatuan dan saling menghargai.

Powhiri bukan sekadar acara seremonial, tetapi menjadi simbol diterimanya seseorang sebagai bagian dari sebuah komunitas. Setiap tahapan memiliki makna mendalam yang mencerminkan nilai kebersamaan, penghormatan, dan hubungan antarmanusia. Pengalaman ini membuat banyak orang lebih memahami kekayaan budaya di New Zealand sejak hari pertama mereka tiba.

Tradisi ini juga sering dijumpai di berbagai institusi pendidikan, termasuk universitas-universitas di Selandia Baru. Mahasiswa baru, termasuk mahasiswa internasional, biasanya mengikuti powhiri pada awal semester sebagai bentuk penyambutan resmi. Mengikuti prosesi dengan sikap sopan dan penuh penghargaan akan membantu kamu lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan akademik maupun kehidupan masyarakat setempat.

10. Whakapapa, Filosofi Identitas dalam Tradisi Māori

Lebih dari sekadar silsilah keluarga, kebudayaan New Zealand mengenalkan konsep whakapapa yang menjadi bagian penting dari tradisi Māori. Filosofi ini menghubungkan setiap orang bukan hanya dengan leluhur, tetapi juga dengan alam, bumi, serta nilai-nilai spiritual yang diwariskan dari generasi ke generasi. Karena itu, whakapapa memiliki makna yang jauh lebih luas dibandingkan pohon keluarga pada umumnya.

Bagi masyarakat Māori, memahami asal-usul adalah bagian dari mengenal jati diri. Melalui konsep ini, seseorang diajak memahami siapa dirinya, dari mana ia berasal, dan bagaimana posisinya di dalam kehidupan. Nilai tersebut menjadi fondasi yang membuat kebudayaan New Zealand sangat menghargai hubungan antarmanusia, keluarga, dan lingkungan sekitar.

Memahami whakapapa juga membantu melihat cara pandang masyarakat Māori terhadap kehidupan sehari-hari. Ikatan dengan komunitas, penghormatan kepada leluhur, serta kepedulian terhadap alam lahir dari filosofi ini. Tidak heran jika nilai-nilai tersebut masih terasa kuat dan menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Selandia Baru hingga sekarang.

Baca Juga: 6 Kota Terbaik di New Zealand yang Cocok untuk Mahasiswa Internasional

Memahami kebudayaan Selandia Baru menjadi bekal penting sebelum memulai studi di New Zealand. Masyarakat Kiwi dikenal ramah, terbuka, dan menghargai keberagaman, sementara budaya Māori mengajarkan nilai saling menghormati, kebersamaan, serta kepedulian terhadap alam. Dengan mengenal budaya lokal sejak awal, kamu akan lebih mudah beradaptasi, membangun pertemanan, dan menikmati pengalaman kuliah maupun kehidupan sehari-hari di Selandia Baru.

Ingin kuliah di New Zealand dengan persiapan yang lebih mudah? Percayakan prosesnya kepada ICAN Education. Tim konsultan profesional siap membantu mulai dari konsultasi gratis, memilih universitas dan jurusan, mengurus pendaftaran, beasiswa, visa pelajar, akomodasi, hingga pre-departure briefing. Yuk, hubungi ICAN Education sekarang dan wujudkan rencana kuliah di New Zealand dengan pendampingan yang lengkap, praktis, dan sesuai kebutuhanmu!

Artikel Perkuliahan di Luar Negeri Sekolah di Luar Negeri Bahasa Inggris Bacaan Umum Tips & Trick Beasiswa ...
Konsultasi Online Gratis
Isi form konsultasi ini untuk mengatur jadwal online consultation dengan tim kami.
Hubungi Kami

Konselor kami akan memberikan layanan konsultasi gratis seputar informasi pendidikan ke universitas luar negeri. Layanan tersebut mencakup pencarian jurusan yang tepat, pemilihan universitas, informasi biaya pendidikan dan semua hal yang menyangkut universitas di luar negeri.

Jakarta - Tangerang
Branch Gading Serpong, Tangerang

(021) 5421 0200
(021) 5422 0200

Branch Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara

(021) 3876 8896
(021) 3876 8257

Branch Taman Palem & Jakarta Barat

(021) 2255 3706
(021) 2255 3272

Branch Bintaro & Tangerang Selatan

(021) 2951 1824
(021) 2221 3833

Branch Kelapa Gading, Jakarta Utara

(021) 2245 0554

Jawa Barat
Branch Bekasi, Jawa Barat

(021) 8889 4102
(021) 8889 5272

Branch Bandung, Jawa Barat

(022) 5239 5100

Jawa Tengah
Branch Yogyakarta, DIY

(0274) 5016 618
(0274) 5016 156

Branch Semarang, Jawa Tengah

(024) 8640 3771

Kepulauan Riau
Branch Batam, Riau

(0778) 7490 665

Branch Tanjung Pinang, Riau

+62 813 6530 6699

Sumatera
Branch Medan, Sumatera Utara

(061) 8881 5181

Branch Medan (Deli Serdang), Sumatera Utara

(061) 8881 5181

Kalimantan
Branch Balikpapan, Kalimantan Timur

(0542) 8794 997

Branch Samarinda, Kalimantan Timur

(0541) 2838 364

Sulawesi
Branch Manado, Sulawesi Utara

(0431) 7198 409

Daftar Semua Jurusan