Cara membuat abstrak skripsi dalam Bahasa Inggris nggak sesulit yang kamu bayangkan, asal tahu struktur dasarnya. Abstract adalah ringkasan singkat dari keseluruhan isi skripsi yang biasanya ditulis dalam 150–250 kata. Di dalamnya, kamu perlu menjelaskan latar belakang masalah, tujuan penelitian, metode yang digunakan, hasil penelitian, sampai kesimpulan utama. Karena sifatnya ringkas, setiap kalimat harus padat, jelas, dan langsung ke inti pembahasan.
Untuk penulisan tense, biasanya menggunakan Simple Present Tense dan Simple Past Tense. Simple Present Tense digunakan untuk menjelaskan fakta umum atau tujuan penelitian, sedangkan Simple Past Tense digunakan ketika menjelaskan metode dan hasil penelitian yang sudah dilakukan. Saat membuat abstrak dalam Bahasa Inggris, kamu juga harus memperhatikan alur penulisannya supaya tetap mudah dipahami pembaca.
Topik Pembahasan
- 1. Tulis Versi Bahasa Indonesia Terlebih Dahulu
- 2. Buat dalam Satu Paragraf
- 3. Gunakan Tenses yang Tepat
- 4. Fokus 5 Elemen Utama
- 5. Hindari Terjemahan Harfiah (Word-for-Word)
- 6. Perhatikan Aturan Batas Kata
- 7. Hindari Kutipan dan Singkatan
- 8. Tulis Kata Kunci yang Relevan (Keywords)
- 9. Gunakan Format Font Standar Akademik
- 10. Lakukan Proofreading
- Contoh Penulisan Abstrak Bahasa Inggris
1. Tulis Versi Bahasa Indonesia Terlebih Dahulu
Sebelum mulai menerjemahkan abstrak ke dalam bahasa Inggris, langkah paling aman adalah menulis versi bahasa Indonesia terlebih dahulu. Cara ini membantu kamu memastikan semua poin penting dalam penelitian sudah masuk dan tidak ada informasi krusial yang terlewat. Setelah isi abstrak terasa lengkap dan sesuai dengan penelitian yang kamu lakukan, mulai terjemahkan ke bahasa Inggris.
Secara umum, abstrak terdiri dari beberapa bagian penting yang harus kamu tulis secara singkat namun tetap informatif, yaitu:
- Latar belakang masalah: penjelasan singkat tentang alasan kamu tertarik melakukan penelitian tersebut.
- Rumusan masalah dan tujuan penelitian: menjelaskan apa yang ingin diteliti serta tujuan utama dari penelitian kamu.
- Metode penelitian: menjelaskan bagaimana penelitian dilakukan, apakah menggunakan metode kualitatif atau kuantitatif, alat yang digunakan, jumlah responden, hingga sumber data penelitian.
- Hasil dan kesimpulan penelitian: tulis langsung tanpa bertele-tele agar pembaca bisa memahami inti penelitian kamu dalam sekali baca.
Abstrak adalah ringkasan dari seluruh skripsi, setiap poin yang ditulis harus benar-benar mewakili isi penelitian kamu. Jadi, sebelum masuk tahap translate, pastikan versi bahasa Indonesia sudah rapi, singkat, dan menggambarkan keseluruhan penelitian secara akurat.
2. Buat dalam Satu Paragraf
Abstrak standar untuk skripsi atau jurnal umumnya ditulis dalam satu paragraf utuh tanpa tambahan subjudul. Penulisan ini bertujuan supaya isi penelitian bisa dibaca secara ringkas, cepat, dan tetap mudah dipahami dalam sekali lihat.
Selain ditulis dalam satu paragraf, abstrak juga biasanya dicetak miring atau menggunakan format italic. Penulisan ini menjadi aturan akademik di banyak kampus maupun jurnal internasional. Format tersebut membantu membedakan abstrak dari bagian isi utama skripsi.
3. Gunakan Tenses yang Tepat
Saat menulis abstrak skripsi dalam bahasa Inggris, penggunaan tenses juga harus diperhatikan supaya isi tulisan lebih akademik dan sesuai konteks penelitian. Bagian latar belakang dan kesimpulan bisa menggunakan Present Tense, karena kedua bagian tersebut bersifat deskriptif dan menjelaskan kondisi atau fakta yang relevan. Untuk bagian tujuan penelitian, metode, dan hasil biasanya menggunakan Past Tense, karena menjelaskan proses penelitian yang sudah dilakukan.
Jangan hanya fokus menghafal rumus grammar, tapi pahami juga fungsi dari setiap tense dalam menjelaskan informasi penelitian. Kalau kamu bisa menyesuaikan tenses dengan isi pembahasan, abstrak yang dibuat akan terasa lebih jelas, konsisten, dan enak dibaca.
4. Fokus 5 Elemen Utama
Saat menulis abstrak skripsi dalam bahasa Inggris, kamu harus memastikan isi abstrak benar-benar fokus pada lima elemen utama penelitian. Kelima elemen tersebut meliputi: alasan penelitian dilakukan, tujuan penelitian, metode yang digunakan, hasil utama penelitian, dan kesimpulan akhir.
Di bagian alasan penelitian dilakukan, kamu perlu menjelaskan secara singkat kenapa topik tersebut penting untuk diteliti. Pada bagian tujuan penelitian, jelaskan agar pembaca tahu apa yang ingin dicapai dari penelitian kamu. Bagian tujuan dibuat sederhana untuk menjawab fokus utama penelitian.
Pada bagian metode penelitian, tulis jenis penelitian, teknik pengumpulan data, jumlah responden, serta bagaimana proses penelitian dilakukan dengan menampilkan poin-poin penting saja. Jelaskan hasil utama penelitian yang menjadi inti dari keseluruhan abstrak. Terakhir, tulis kesimpulan penelitian secara singkat untuk menjawab tujuan penelitian yang sebelumnya sudah disebutkan.
5. Hindari Terjemahan Harfiah (Word-for-Word)
Salah satu kesalahan paling sering saat menulis abstrak skripsi dalam bahasa Inggris adalah menerjemahkan kalimat secara harfiah atau word-for-word. Akibatnya, hasil abstrak jadi terdengar kaku, aneh, bahkan sulit dipahami oleh pembaca internasional. Padahal, dalam penulisan akademik, yang paling penting bukan menerjemahkan kata per kata, tetapi menyampaikan makna kalimat secara natural dan sesuai gaya bahasa Inggris formal.
Selain memperhatikan makna kalimat, gunakan juga istilah akademis yang memang umum dipakai dalam jurnal atau karya ilmiah internasional. Hindari penggunaan kata-kata informal atau hasil translate otomatis yang terdengar nggak natural.

Baca Juga: 7 Contoh Struktur Kalimat Dasar dalam Bahasa Inggris yang Penting Dipelajari Pemula
6. Perhatikan Aturan Batas Kata
Abstrak biasanya ditulis sekitar 150 hingga 250 kata saja. Karena panjangnya terbatas, setiap kalimat harus dibuat efektif, jelas, dan langsung menyampaikan inti penelitian tanpa penjelasan yang terlalu panjang. Hindari memasukkan detail yang sebenarnya lebih cocok dijelaskan di bab pembahasan, karena abstrak hanya berfungsi sebagai ringkasan.
Semakin ringkas dan terstruktur abstrak yang kamu buat, semakin mudah dosen atau reviewer memahami isi penelitian. Jadi, selain mengejar jumlah kata, pastikan setiap kalimat benar-benar memiliki informasi penting dan relevan.
7. Hindari Kutipan dan Singkatan
Saat menulis abstrak skripsi dalam bahasa Inggris, sebaiknya hindari penggunaan kutipan atau referensi dari penulis lain. Karena jumlah kata abstrak juga terbatas, memasukkan kutipan justru bisa membuat isi abstrak terasa kurang efektif dan terlalu penuh. Selain itu, sebagian besar jurnal dan institusi akademik memang tidak menyarankan penggunaan sitasi pada bagian abstrak.
Kamu juga perlu berhati-hati saat menggunakan singkatan dalam abstrak. Hindari singkatan tidak umum, apalagi jika langsung ditulis tanpa penjelasan terlebih dahulu. Kalau memang harus menggunakan singkatan tertentu, tuliskan kepanjangannya terlebih dahulu sebelum memakai bentuk singkatnya. Cara ini membantu pembaca memahami isi abstrak dengan lebih mudah dan menghindari kesalahpahaman.
8. Tulis Kata Kunci yang Relevan (Keywords)
Saat menulis abstrak skripsi dalam bahasa Inggris, jangan lupa menambahkan keywords atau kata kunci di bagian bawah abstrak. Keywords berfungsi membantu pembaca, dosen, maupun sistem pengindeks jurnal menemukan topik penelitian kamu dengan lebih mudah. Umumnya, jumlah keyword yang digunakan sekitar 3 sampai 5 kata atau frasa yang paling mewakili isi penelitian. Pilih kata kunci yang benar-benar relevan dengan topik, metode, atau fokus utama penelitian.
Pemilihan keyword juga tidak boleh asal, karena kata kunci akan mempengaruhi proses pencarian artikel dalam database akademik. Gunakan istilah yang umum dipakai dalam bidang penelitian kamu supaya lebih mudah ditemukan oleh pembaca lain. Semakin tepat kata kunci yang kamu gunakan, semakin besar peluang penelitian kamu lebih mudah dikenali, dibaca, dan dijadikan referensi orang lain.
9. Gunakan Format Font Standar Akademik
Selain memperhatikan isi tulisan, kamu juga harus mengikuti format standar akademik saat menulis abstrak skripsi dalam bahasa Inggris. Umumnya, abstrak menggunakan jenis font formal seperti Times New Roman dengan ukuran 10 atau 12 dan memakai spasi tunggal atau single spacing. Format ini sering digunakan oleh kampus maupun jurnal internasional karena membuat tampilan abstrak terlihat lebih rapi, profesional, dan nyaman dibaca.
Sebelum mengumpulkan skripsi atau submit jurnal, pastikan kamu sudah mengecek kembali aturan format yang ditetapkan institusi atau publisher tujuan. Beberapa kampus memiliki ketentuan tambahan seperti margin tertentu, penggunaan italic pada abstrak, atau aturan penempatan keywords.
10. Lakukan Proofreading
Sebelum abstrak skripsi dalam bahasa Inggris dikumpulkan atau diserahkan ke dosen, kamu wajib melakukan proofreading terlebih dahulu. Tahap ini penting untuk memastikan tidak ada kesalahan grammar, typo, struktur kalimat, maupun penggunaan vocabulary yang kurang tepat. Walaupun isi penelitian kamu sudah bagus, kesalahan kecil dalam penulisan bisa membuat abstrak terlihat kurang profesional.
Selain memeriksa tata bahasa, proofreading juga membantu memastikan gaya bahasa akademis dalam abstrak sudah konsisten dan mudah dipahami. Cek kembali apakah penggunaan tenses sudah sesuai, kalimat terlalu panjang atau tidak, serta apakah semua informasi penting sudah tersampaikan dengan jelas. Kamu juga bisa meminta bantuan teman, dosen, atau menggunakan tools grammar checker untuk membantu proses pengecekan.
Baca Juga: 5 Jenis Test Kemampuan Bahasa Inggris untuk Kuliah ke Luar Negeri
Contoh Penulisan Abstrak Bahasa Inggris
Sebelum mulai menulis abstrak sendiri, kamu bisa mempelajari contoh abstrak bahasa Inggris terlebih dahulu. Dari mengamati contoh abstrak, kamu bisa memahami cara membuat abstrak dalam Bahasa Inggris yang singkat tetapi tetap jelas. Dengan melihat contoh abstrak, kamu juga jadi lebih mudah memahami alur penulisan setiap bagian tanpa bingung harus memulai dari mana.
Dalam abstrak, cantumkan latar belakang dan tujuan penelitian, metode penelitian, hasil penelitian, hingga kesimpulan akhir. Setiap elemen memiliki fungsi dan gaya penulisan berbeda sehingga penting untuk dipelajari satu per satu. Nah, berikut pembahasan tentang elemen abstrak beserta contoh kalimat bahasa Inggrisnya agar bisa kamu jadikan referensi.
Latar Belakang & Tujuan (Background & Objective)
Bagian latar belakang dan tujuan dalam abstrak berfungsi untuk menjelaskan alasan kenapa penelitian dilakukan serta apa yang ingin dicapai dari penelitian tersebut. Penjelasannya harus singkat, padat, dan langsung ke inti masalah supaya pembaca bisa langsung memahami fokus penelitian kamu. Biasanya, bagian ini ditulis di awal abstrak menggunakan kalimat formal dan jelas tanpa penjelasan yang terlalu panjang. Contoh kalimat dalam bahasa Inggris:
“This study aims to investigate the impact of social media usage on students’ learning motivation.”
Dalam bagian background dan objective, kamu tidak perlu menjelaskan teori terlalu detail seperti di bab pendahuluan. Fokus utama bagian ini adalah menunjukkan masalah yang diteliti dan alasan penelitian tersebut penting dilakukan.
Metode (Method)
Bagian metode menjelaskan bagaimana penelitian dilakukan. Kamu bisa menuliskan jenis penelitian yang digunakan, jumlah responden, teknik pengumpulan data, atau instrumen penelitian secara singkat. Karena abstrak memiliki batas kata, penjelasan metode cukup dibuat sederhana tanpa terlalu detail seperti di bab metodologi. Contoh kalimat dalam bahasa Inggris:
“A quantitative method was employed, using questionnaires distributed to 120 university students.”
Kalimat ini menjelaskan pendekatan penelitian sekaligus instrumen dan jumlah responden yang digunakan. Pembaca hanya perlu mengetahui jenis penelitian, teknik pengumpulan data, serta siapa yang menjadi subjek penelitian.
Hasil (Result)
Bagian hasil berisi temuan utama dari penelitian yang sudah dilakukan. Di bagian ini, menjelaskan poin paling penting dari hasil penelitian tanpa memasukkan terlalu banyak data atau angka. Fokuslah pada informasi yang benar-benar menjadi inti penelitian supaya pembaca langsung memahami hasil utama penelitian kamu. Contoh kalimat dalam bahasa Inggris:
“The results indicate that social media has a significant influence on students’ academic performance.”
Kalimat tersebut menunjukkan hasil penelitian secara langsung dan tetap terdengar formal. Di bagian hasil, kamu sebaiknya hanya fokus pada temuan utama yang paling relevan dengan tujuan penelitian. Hindari memasukkan terlalu banyak angka atau data detail karena abstrak memiliki batas jumlah kata.
Kesimpulan (Conclusion)
Bagian kesimpulan menjadi penutup abstrak yang menjelaskan makna atau implikasi dari hasil penelitian. Kamu bisa menuliskan kesimpulan utama sekaligus saran atau dampak penelitian secara singkat. Hindari membuat kesimpulan terlalu panjang agar abstrak tetap ringkas dan efektif. Contoh kalimat dalam bahasa Inggris:
“In conclusion, this research suggests that effective social media management can improve students’ learning outcomes.”
Kalimat tersebut menunjukkan kesimpulan akhir penelitian sekaligus memberikan gambaran dampak dari hasil penelitian yang dilakukan. Bagian conclusion biasanya menjadi penutup abstrak yang memperkuat inti penelitian kamu. Di bagian ini, kamu bisa menuliskan implikasi penelitian atau manfaat utama dari hasil yang sudah ditemukan.
Baca Juga: Praktis dan Efektif! Ini 7 Panduan Belajar Bahasa Inggris untuk Pemula
Cara membuat abstrak skripsi dalam Bahasa Inggris jadi lebih mudah kalau kamu memahami struktur dan aturan penulisannya sejak awal. Mulai dari menulis versi bahasa Indonesia terlebih dahulu, menyusun abstrak dalam satu paragraf, menggunakan tenses, sampai fokus pada lima elemen utama penelitian. Semuanya penting untuk membuat abstract yang profesional. Kamu juga perlu menghindari terjemahan harfiah, memperhatikan batas jumlah kata, tidak memakai kutipan berlebihan, hingga memilih keywords yang relevan.
Mau belajar menulis Bahasa Inggris dengan lebih percaya diri untuk kebutuhan akademik, presentasi, atau persiapan kuliah ke luar negeri? Kamu bisa mulai bergabung bersama ICAN Learning Centre dari sekarang! Dengan belajar di ILC, kamu bisa mengembangkan kemampuan grammar, academic writing, speaking, hingga vocabulary yang sering digunakan dalam dunia perkuliahan internasional. Proses belajarnya juga dirancang lebih interaktif. Yuk, tingkatkan level Bahasa Inggris kamu dengan gabung di kelas ILC sekarang!



