Dari begitu banyak mahasiswa Indonesia yang berhasil memperoleh pengalaman pertukaran pelajar ke luar negeri, kali ini kamu bisa menyimak sebuah cerita inspirasi dari Maulida. Perempuan cantik ini berhasil mengikuti program pertukaran pelajar di Vienna, Austria. Bagi kamu yang punya cita-cita kuliah di luar negeri, program pertukaran pelajar menjadi salah satu kesempatan emas.
Ada banyak kampus menyediakan student exchange program, program pertukaran pelajar untuk memberikan pengalaman tinggal di luar negeri, sekaligus belajar banyak hal termasuk budaya dan pendidikan. Dari pengalaman orang lain, tentu saja kamu bisa memperoleh inspirasi dan motivasi supaya terus bermimpi sekaligus melakukan usaha untuk mengambil peluang pertukaran pelajar ke luar negeri.
Topik Pembahasan
Pengalaman Kuliah Program Pertukaran Pelajar
Jika kamu tertarik tentang kuliah program pertukaran pelajar, berikut adalah pengalaman terbaik dari para pelajar Indonesia berprestasi:
Bagas Prasetyo Wicaksono
Pengalaman pertukaran pelajar ke luar negeri kali ini datang dari Bagas yang memperoleh kesempatan pada pertukaran pelajar erasmus mundus pada tahun 2015-2016. Bagas berhasil menjadi mahasiswa perwakilan Indonesia yang kuliah di Universitas Porto, Portugal selama enam bulan.
Pada program pertukaran pelajar tersebut, Bagas merupakan mahasiswa UM semester 7. Ia memanfaatkan peluang pertukaran pelajar dengan mengambil program Integrated Master in Industrial Engineering/Management. Pengalaman terbaiknya adalah bisa bertemu dengan berbagai pelajar dari negara lain, bisa belajar pada lingkungan dan metode baru.
Bagas juga menyarankan agar para mahasiswa tidak berkecil hati untuk terus mencoba mendaftar pertukaran pelajar. Hal ini karena membutuhkan lebih dari satu kali percobaan untuk berhasil memperoleh kesempatan tersebut. Simak selengkapnya di YouTube Kaldera News.
Baca juga:
Perbedaan Study Abroad dan Student Exchange
Anggie Marthin
Melalui channel youtube-nya, Anggie Marthin berbagi kisah tentang pengalaman pertukaran pelajar setelah mengikuti program Jenesys tahun 2019 di Jepang selama seminggu secara gratis. Program Jenesys merupakan salah satu upaya pemerintah Jepang untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa Indonesia agar bisa memperoleh pengalaman belajar di Jepang.
Pemerintah Jepang melalui program ini bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Sehingga kamu harus kirim CV ke Kemenpora via email juga tes TOEFL paper-based test, dan scan passport setelah lulus seleksi.
Program cultural ini adalah fully-funded sehingga kamu akan merasakan pengalaman seperti sedang berlibur dengan tujuan untuk mempelajari berbagai budaya Jepang selama satu minggu. Biaya yang tidak di cover pada program pertukaran pejalar ini adalah dari biaya transportasi asal kota ke Jakarta.
Pengalaman terbaik adalah bisa bertemu dengan banyak orang baru dan bisa mempersembahkan performa yang menunjukkan budaya Indonesia. Angggie menyebutkan bahwa ia pun harus mengikuti latihan pencak silat sebagai salah satu budaya Indonesia untuk ditampilkan saat di Jepang. Simak selengkapnya di YouTube Anggie Marthin.
Okki Ayu Permata
Pengalaman pertukaran pelajar ke luar negeri berikutnya dari Okki yang berhasil mengikuti student exchange ke Korea selama pandemi. Mahasiswa asal IPB ini mengikuti program ICO, sebagai bentuk kerjasama IPB dengan kampus lainnya di luar negeri.
Ia pun berhasil mengikuti program pertukaran pelajar di Chonnam National University selama satu semester. Sebagai mahasiswa semester 7, Ia mengikuti program pertukaran pelajar tersebut sekaligus menggunakan peluang beasiswa untuk mendanai kebutuhannya selama di Korea.
Pengalaman yang ia miliki selama mengikuti program pertukaran pelajar adalah dengan berani mengambil peluang. Hal ini karena keuntungan mengikuti program pertukaran pelajar jangan besar karena dapat mengurangi biaya UKT kampus asal. Tonton lengkapnya di YouTube Okki Ayu Permata.
Baca juga:
Pilihan Program Pertukaran Pelajar Se-Asean
Program Untuk Pertukaran Pelajar Ke Luar Negeri
Tips Ikut Program Pertukaran Pelajar Ke Luar Negeri
Setelah membaca seluruh pengalaman pertukaran pelajar ke luar negeri, ada beberapa hal yang wajib kamu pertimbangkan jika ingin mengikuti program tersebut. Pertama, pastikan kamu mempunyai prestasi akademik tinggi dengan karakter mau bekerja keras dan punya jiwa kompetitif. Ikuti pula persyaratan lainnya sesuai dengan kebijakan di kampus kamu.
Untuk dapat berangkat ke luar negeri sebagai pelajar internasional, kamu dapat melakukan konsultasi kuliah luar negeri di ICAN Education Consultant. Kami akan memberikan informasi lengkap untuk membantu kamu mempersiapkan semua kebutuhan dan syarat agar dapat kuliah di luar negeri.
Jika kamu tidak mengambil kelas internasional, maka sebaiknya kamu mempunyai kemampuan bahasa Inggris tinggi. Hal tersebut dibuktikan dengan sertifikat TOEFL atau IELTS dengan pencapaian skor 550. Untuk itu, kursus bahasa Inggris merupakan cara tepat karena program kelas TOEFL-nya akan membantu supaya kamu bisa memenuhi syarat pertukaran pelajar.
Karena tidak semua program pertukaran pelajar bersifat terjangkau atau gratis dengan tersedianya uang saku, pastikan bahwa kamu mempunyai kemampuan finansial. Umumnya, peserta pertukaran pelajar harus mengeluarkan sejumlah uang dan membayarkan biaya tersebut kepada penyelenggara supaya bisa dialokasikan dalam bentuk akomodasi transportasi, biaya program lainnya. Biaya sangat bervariasi tergantung di mana kamu memilih program pertukaran pelajar tersebut.