Asia Europe Business School atau AEBS merupakan sekolah bisnis internasional yang didirikan pada Juni 2015 melalui kerja sama antara East China Normal University dan emlyon business school. Pembentukan AEBS menjadi hasil dari sembilan tahun kerjasama strategis kedua institusi dalam bidang pendidikan dan manajemen global. Universitas ini juga memperoleh dukungan dari Pemerintah Distrik Minhang Shanghai dan Shanghai Zizhu Hi-Tech Zone. Sebagai institusi pendidikan tinggi bertipe public university, AEBS dikembangkan untuk menjadi sekolah bisnis internasional yang menggabungkan keunggulan pendidikan Timur dan Barat, khususnya dalam bidang bisnis, inovasi, kewirausahaan, dan teknologi berbasis AI.
Dalam perkembangannya, AEBS mengalami pertumbuhan yang sangat pesat sebagai sekolah bisnis global berbasis teknologi dan inovasi. Universitas ini menawarkan program Bachelor, Master, MBA, hingga Ph.D dengan fokus pada Artificial Intelligence Business, Innovation and Entrepreneurship, International Business, Engineering Management, serta High-end Brand Management. AEBS menjadi institusi pertama di China yang membuka Business Administration (AI Business Experimental Class) dan konsentrasi AI Innovation Engineering pada program Engineering Management. Seluruh proses pembelajaran dilakukan dalam bahasa Inggris untuk mendukung internasionalisasi pendidikan. Hingga tahun 2024, mahasiswa AEBS berasal dari 64 negara dengan proporsi mahasiswa internasional mencapai 58% dari total mahasiswa aktif. Pada data admissions terbaru, jumlah mahasiswa tercatat sekitar 109 mahasiswa dengan 11 mahasiswa internasional aktif. Selain itu, AEBS didukung oleh tim akademik internasional yang telah menghasilkan lebih dari 61 publikasi ilmiah internasional SSCI dan 4 publikasi pada jurnal UTD24 yang diakui dunia.
Secara umum, AEBS berlokasi di Shanghai, China, tepatnya di kawasan Zizhu International Education Park, Minhang District. Kampus ini memiliki lingkungan internasional yang dekat dengan perusahaan global seperti Intel, Microsoft, dan HP sehingga mendukung koneksi industri dan peluang internship mahasiswa. AEBS terintegrasi dengan sistem pendidikan East China Normal University yang memiliki dua kampus utama di Minhang dan Putuo District dengan luas lebih dari 207 hektar. ECNU sendiri memiliki sekitar 4.000–4.151 staf akademik dengan hampir 1.969 profesor dan associate professor, serta terdiri dari 4 fakultas besar, 27–30 schools, dan 58 departemen akademik. Sementara itu, partner internasionalnya yaitu emlyon business school memiliki jaringan lebih dari 29.000 alumni di 118 negara dan 5 kampus internasional. Walaupun jumlah alumni khusus AEBS belum dipublikasikan secara resmi karena institusi ini masih relatif muda, AEBS telah berkembang menjadi sekolah bisnis internasional dengan reputasi global dan sistem pendidikan berbasis triple accreditation AACSB, EQUIS, dan AMBA yang termasuk dalam top 1% business school di dunia.
Asia Europe Business School atau AEBS memiliki reputasi yang terus berkembang sebagai sekolah bisnis internasional modern yang menggabungkan kekuatan pendidikan Asia dan Eropa. Sekolah bisnis ini didirikan melalui kolaborasi antara East China Normal University dan emlyon business school, dua institusi yang memiliki reputasi akademik kuat di tingkat global. AEBS memperoleh keuntungan besar dari reputasi kedua institusi pendirinya, terutama ECNU yang termasuk dalam proyek “Double First-Class University” di China serta emlyon yang dikenal sebagai salah satu business school terbaik di Prancis dan Eropa. Dalam data admissions internasional, AEBS tercatat memiliki ranking internal “Ranking 4” pada platform pendidikan internasional China Admissions, menunjukkan daya tariknya bagi mahasiswa global. Dari sisi ranking dan pengakuan internasional, reputasi AEBS banyak diperkuat oleh posisi global institusi partnernya. emlyon business school secara konsisten masuk dalam jajaran top business school Eropa, termasuk peringkat Top 20 European Business School versi Financial Times dan Top 5 business school di Prancis. Selain itu, emlyon juga memiliki status Triple Crown Accreditation yaitu AACSB, EQUIS, dan AMBA, sebuah pencapaian yang hanya dimiliki sekitar 1% sekolah bisnis di dunia. Sementara itu, East China Normal University termasuk dalam kelompok Top 15 university di Mainland China dan memiliki reputasi kuat pada bidang internasionalisasi pendidikan. Kombinasi dua institusi elite ini membuat AEBS dikenal sebagai sekolah bisnis Sino-European dengan fokus pada entrepreneurship, artificial intelligence business, innovation management, dan global leadership. Reputasi akademik AEBS juga terlihat dari lingkungan internasional dan kualitas lulusan yang terus meningkat setiap tahun. Berdasarkan laporan kerja sama AEBS Joint Committee, mahasiswa internasional mencapai sekitar 64% dari total populasi mahasiswa dengan representasi lebih dari 76 negara dan wilayah. Selain itu, hampir 60% lulusan AEBS melanjutkan studi ke universitas Top 100 dunia, sementara sekitar 40% lainnya bekerja di perusahaan multinasional dan organisasi internasional. AEBS juga dikenal memiliki pendekatan pendidikan berbasis “science-business integration” yang menggabungkan teknologi, inovasi, dan bisnis global. Model pendidikan ini menjadikan AEBS memiliki reputasi sebagai salah satu emerging international business school di Shanghai yang berorientasi pada kebutuhan industri masa depan dan ekonomi digital global.
Asia Europe Business School (AEBS) menjadi pilihan menarik bagi mahasiswa internasional karena menawarkan sistem pendidikan bisnis global yang menggabungkan kekuatan akademik Asia dan Eropa dalam satu institusi. AEBS didirikan melalui kolaborasi strategis antara East China Normal University dan emlyon business school, dua institusi dengan reputasi internasional yang kuat dalam bidang pendidikan dan bisnis. Melalui kombinasi kurikulum internasional, pembelajaran berbasis praktik industri, dan lingkungan multikultural, mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang modern dan relevan dengan kebutuhan ekonomi global. Selain itu, seluruh program utama diajarkan dalam bahasa Inggris sehingga sangat mendukung mahasiswa internasional untuk beradaptasi dan berkembang di lingkungan akademik global.
Salah satu alasan utama memilih AEBS adalah fokus universitas pada inovasi, artificial intelligence business, entrepreneurship, dan digital transformation. AEBS dikenal sebagai salah satu sekolah bisnis pertama di China yang mengembangkan program AI Business Experimental Class dan integrasi teknologi kecerdasan buatan ke dalam pendidikan bisnis modern. Mahasiswa tidak hanya mempelajari teori manajemen dan bisnis internasional, tetapi juga mendapatkan pengalaman dalam analisis data, inovasi teknologi, serta pengembangan strategi bisnis digital. Lokasi kampus di Shanghai Zizhu International Education Park juga memberikan keuntungan besar karena berada dekat dengan perusahaan global dan kawasan industri teknologi tinggi, sehingga membuka peluang internship, networking, dan karier internasional bagi mahasiswa.
Selain kualitas akademik, AEBS menawarkan lingkungan internasional yang sangat kuat dengan mahasiswa dan dosen dari berbagai negara. Mahasiswa AEBS berasal dari puluhan negara di dunia sehingga menciptakan suasana pembelajaran multikultural yang mendukung pengembangan kemampuan komunikasi global dan leadership internasional. Universitas juga memiliki hubungan kerja sama dengan banyak perusahaan multinasional dan institusi pendidikan dunia untuk mendukung program pertukaran mahasiswa, riset internasional, dan pengembangan karier lulusan. Dengan dukungan reputasi global dari ECNU dan emlyon business school, mahasiswa AEBS memiliki peluang besar untuk melanjutkan studi ke universitas top dunia maupun bekerja di perusahaan internasional setelah lulus.
Asia Europe Business School (AEBS) menawarkan pengalaman pendidikan unik melalui kolaborasi antara East China Normal University dan emlyon business school. Kerja sama ini memungkinkan mahasiswa memperoleh sistem pembelajaran yang menggabungkan pendekatan akademik Asia yang kuat dalam teori dan riset dengan metode pendidikan Eropa yang fokus pada praktik, inovasi, dan problem solving. Kombinasi tersebut menjadikan proses belajar lebih modern dan relevan dengan kebutuhan industri global saat ini.
Selain itu, mahasiswa AEBS memperoleh akses terhadap jaringan internasional yang luas dari kedua institusi pendiri. emlyon business school sendiri dikenal sebagai salah satu business school terbaik di Eropa dengan status Triple Crown Accreditation (AACSB, EQUIS, dan AMBA), sedangkan East China Normal University merupakan bagian dari Double First-Class University di China. Dukungan reputasi global ini meningkatkan kualitas akademik sekaligus daya saing lulusan di pasar kerja internasional.
Lingkungan pembelajaran di AEBS juga sangat internasional karena seluruh program utama menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Mahasiswa berasal dari berbagai negara dan latar belakang budaya sehingga menciptakan suasana belajar multikultural yang mendukung pengembangan kemampuan komunikasi global, teamwork internasional, dan leadership lintas budaya. Hal ini menjadi nilai tambah penting bagi mahasiswa yang ingin berkarier di perusahaan multinasional maupun organisasi internasional.
AEBS dikenal sebagai salah satu sekolah bisnis modern di China yang mengintegrasikan teknologi dan artificial intelligence ke dalam pendidikan bisnis. Universitas ini membuka program AI Business Experimental Class dan berbagai konsentrasi yang menggabungkan manajemen bisnis dengan data analytics, innovation management, serta digital transformation. Pendekatan tersebut membuat mahasiswa tidak hanya memahami teori bisnis tradisional, tetapi juga siap menghadapi perkembangan ekonomi digital dan industri berbasis teknologi.
Kurikulum AEBS dirancang untuk mengikuti kebutuhan industri global yang terus berubah. Mahasiswa mendapatkan pembelajaran berbasis project, studi kasus internasional, business simulation, dan collaborative learning bersama perusahaan maupun institusi partner. Sistem ini membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan analisis, kreativitas, dan problem solving yang sangat dibutuhkan di dunia kerja modern. Selain itu, AEBS juga aktif mendorong budaya entrepreneurship dan innovation mindset bagi para mahasiswa.
Lokasi kampus di Shanghai Zizhu International Education Park memberikan keuntungan besar bagi mahasiswa karena berada di salah satu pusat ekonomi dan teknologi terbesar di Asia. Kawasan ini dekat dengan banyak perusahaan internasional dan perusahaan teknologi global seperti Intel, Microsoft, dan berbagai startup inovatif. Kedekatan dengan industri tersebut membuka peluang internship, company visit, networking, hingga peluang kerja internasional yang lebih luas bagi mahasiswa AEBS.
AEBS memiliki reputasi yang berkembang pesat sebagai sekolah bisnis internasional dengan orientasi kuat pada employability dan global career development. Universitas bekerja sama dengan berbagai perusahaan multinasional, institusi pendidikan internasional, dan organisasi global untuk mendukung pengembangan karier mahasiswa. Mahasiswa memiliki kesempatan mengikuti internship internasional, pertukaran pelajar, kompetisi bisnis global, serta berbagai kegiatan profesional yang membantu meningkatkan pengalaman dan portofolio sebelum lulus.
Selain peluang kerja, AEBS juga memberikan akses terhadap jaringan alumni dan partner internasional dari emlyon business school dan East China Normal University. Jaringan ini mencakup ribuan alumni dan koneksi industri di berbagai negara yang dapat membantu mahasiswa membangun relasi profesional sejak masa studi. Dukungan career center dan mentoring internasional juga membantu mahasiswa mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja global yang kompetitif.
Lulusan AEBS memiliki peluang besar untuk bekerja di perusahaan internasional, sektor teknologi, industri keuangan, consulting, maupun melanjutkan studi ke universitas top dunia. Dengan kombinasi pendidikan bisnis internasional, pengalaman multikultural, dan pemahaman teknologi modern, lulusan AEBS dipersiapkan menjadi profesional global yang mampu bersaing di era ekonomi digital dan globalisasi bisnis internasional.
Hampton by Hilton, Sofitel Shanghai, Atour Light Hotel