macam macam phrasal verb dan artinya

4 Jenis Phrasal Verb Bahasa Inggris yang Bisa Kamu Pelajari Sekarang!

Beranda / Belajar Bahasa Inggris / 4 Jenis Phrasal Verb Bahasa Inggris yang Bisa Kamu Pelajari Sekarang!

Pernah nggak sih kamu merasa bingung waktu nemu kata kerja bahasa Inggris yang artinya beda banget setelah ditambah satu kata kecil? Nah, itu dia yang disebut phrasal verb. Apa itu phrasal verb adalah gabungan verb (kata kerja) dan particle, yaitu preposition (in, on, at) atau adverb (up, out, away). Kombinasi ini menciptakan makna baru yang berbeda dari arti harfiah verb-nya. Misalnya, “take” berarti mengambil, tapi “take off” berarti melepas atau lepas landas kalau untuk pesawat.

Dalam percakapan sehari-hari, phrasal verb sering banget dipakai, baik di situasi santai maupun formal. Makanya, kalau kamu mau lebih natural dan nggak kaku saat ngomong atau nulis dalam bahasa Inggris, kamu wajib paham konsep ini. Nah, artikel ini akan bikin kamu tahu lebih banyak tentang apa saja jenis phrasal verb dalam bahasa Inggris lengkap dengan contoh kalimatnya.

Jenis Phrasal Verbs dan Contoh Kalimatnya

Kalau kamu sudah mulai familiar dengan phrasal verb, sekarang saatnya naik level dan kenalan sama jenis-jenisnya. Secara umum, ada empat jenis utama yang wajib kamu tahu: Transitive Phrasal Verbs, Intransitive Phrasal Verbs, Separable Phrasal Verbs, dan Inseparable Phrasal Verbs. Masing-masing punya aturan berbeda soal penggunaan objek dan posisi kata dalam kalimat. Paham perbedaannya itu penting banget supaya kamu nggak salah susun kalimat dan tetap terdengar natural.

Kenapa empat jenis ini penting dipelajari? Karena dalam praktiknya, kesalahan paling sering terjadi justru di penempatan objek dan partikel. Ada yang wajib pakai objek, ada yang nggak perlu, ada yang bisa dipisah, dan ada juga yang sama sekali nggak boleh dipisah. Kalau kamu asal pakai, maknanya bisa jadi aneh atau bahkan salah total. Yuk, simak penjelasan masing-masing jenisnya sampai tuntas biar kamu makin pede pakai phrasal verb dalam percakapan maupun tulisan!

Transitive Phrasal Verbs

Transitive phrasal verbs adalah jenis phrasal verb yang membutuhkan objek supaya maknanya lengkap. Tanpa objek, kalimatnya bakal terasa menggantung dan kurang jelas maksudnya. Biasanya setelah phrasal verb ini, kamu harus menyebutkan apa atau siapa yang dikenai tindakan tersebut. Biar makin paham, simak contohnya di bawah ini.

Contoh KalimatMakna Phrasal Verb
She handed in her scholarship documents before the deadline.handed in = menyerahkan
The university called off the campus tour due to heavy snow.called off = membatalkan
I picked up my student ID card at the admissions office.picked up = mengambil
They set up an international student community on campus.set up = mendirikan/membuat
The lecturer pointed out several errors in my research proposal.pointed out = menunjukkan
He filled out the visa application form carefully.filled out = mengisi
We carried out a group project for our marketing class.carried out = melaksanakan
She brought up the topic of tuition fees during the meeting.brought up = membahas/mengangkat topik
The admin sorted out my enrollment issue quickly.sorted out = menyelesaikan
I turned down an offer because the tuition was too expensive.turned down = menolak

Karena wajib punya objek, kamu harus selalu cek setelah phrasal verb ini apakah sudah ada kata benda atau pronoun yang mengikutinya. Kalau belum, berarti kalimatnya belum lengkap. Bagian ini sering banget jadi jebakan saat kamu lagi nulis essay atau chatting cepat pakai bahasa Inggris.

Intransitive Phrasal Verbs

Berbeda dengan jenis sebelumnya, intransitive phrasal verbs nggak membutuhkan objek. Kalimatnya sudah lengkap hanya dengan subjek dan phrasal verb saja. Biasanya jenis ini menjelaskan aksi yang tidak langsung mengenai objek tertentu. Supaya makin kebayang, langsung lihat contoh-contohnya ya.

Contoh KalimatMakna Phrasal Verb
I woke up early for my first lecture abroad.woke up = bangun
The seminar started late because the speaker showed up late.showed up = muncul/datangi
Many international students fit in quickly on campus.fit in = menyesuaikan diri
The plane finally took off after a short delay.took off = lepas landas
She grew up dreaming of studying in Europe.grew up = tumbuh besar
The printer broke down during my assignment submission.broke down = rusak
Our exchange program fell through last year.fell through = batal/gagal
The discussion went on for hours.went on = berlanjut
He dropped out because of financial problems.dropped out = keluar dari studi
I signed up for the campus orientation yesterday.signed up = mendaftar

Karena nggak butuh objek, kamu nggak perlu nambahin kata benda setelahnya, kecuali memang bagian dari struktur tetap seperti “run out of” yang diikuti sesuatu. Kuncinya, pahami pola kalimatnya supaya kamu nggak asal tambahin objek yang sebenarnya nggak diperlukan.

Separable Phrasal Verbs

Separable phrasal verbs adalah jenis yang fleksibel karena objeknya bisa diletakkan di tengah, di antara verb dan particle. Artinya, kamu bisa memisahkan kedua kata tersebut dengan objek. Hal ini bikin kamu punya dua pilihan struktur kalimat yang sama-sama benar. Yuk, simak contoh penggunaannya.

Contoh KalimatMakna Phrasal Verb
She turned off the dorm room lights. / She turned the dorm room lights off.turned off = mematikan
I put on my university blazer for the orientation. / I put my university blazer on.put on = mengenakan
They gave back the library books. / They gave the library books back.gave back = mengembalikan
He printed out the assignment. / He printed the assignment out.printed out = mencetak
Please fill in the registration form. / Please fill the registration form in.fill in = mengisi
She looked up the campus map. / She looked the campus map up.looked up = mencari informasi
We figured out the exam schedule. / We figured the exam schedule out.figured out = menemukan solusi/memahami
The staff handed out the welcome kits. / The staff handed the welcome kits out.handed out = membagikan
I wrote down the lecturer’s advice. / I wrote the lecturer’s advice down.wrote down = mencatat
He paid back his student loan. / He paid his student loan back.paid back = membayar kembali

Walaupun bisa dipisah, ada aturan tambahan kalau objeknya berupa pronoun seperti “it” atau “them”. Dalam bagian tersebut, objek biasanya harus berada di tengah, misalnya: “turn it off”, bukan “turn off it”. Detail kecil seperti ini penting banget supaya grammar kamu tetap on point.

Inseparable Phrasal Verbs

Inseparable phrasal verbs adalah kebalikan dari separable. Pada jenis ini, verb dan particle nggak boleh dipisahkan oleh objek. Objek harus selalu diletakkan setelah keseluruhan phrasal verb. Kalau kamu coba pisahkan, kalimatnya bakal terdengar salah. Biar makin jelas, perhatikan contoh berikut.

Contoh KalimatMakna Phrasal Verb
She takes care of her documents before applying for a visa.takes care of = mengurus/menangani
I came across an interesting scholarship program online.came across = menemukan tanpa sengaja
The committee looks into every international application carefully.looks into = menyelidiki/meninjau
I ran into my academic advisor at the library.ran into = bertemu tanpa sengaja
He deals with international student affairs on campus.deals with = menangani
We applied for a dormitory near the university.applied for = melamar/mengajukan
She believes in equal access to global education.believes in = percaya pada
The professor referred to several global case studies.referred to = merujuk pada
I rely on my part-time job to support my living expenses.rely on = bergantung pada
They participated in a student exchange program.participated in = berpartisipasi dalam

Karena nggak bisa dipisah, kamu harus menghafal pola lengkapnya sebagai satu kesatuan. Biasanya jenis ini sering muncul dalam konteks formal maupun semi-formal, jadi penting banget buat kamu yang mau lancar presentasi atau nulis academic writing.

Baca juga: Penjelasan Irregular Verb Dan Artinya

Kapan Phrasal Verbs Bisa Digunakan?

Kalau kamu masih bertanya-tanya kapan sih sebenarnya phrasal verb dipakai, jawabannya: sering banget! Phrasal verb umum digunakan dalam percakapan sehari-hari, cerita anak, film, dan lagu berbahasa Inggris. Dalam spoken English, penggunaan phrasal verb bikin cara ngomong kamu terdengar lebih natural dan nggak kaku. Native speakers misalnya, jauh lebih sering bilang “give up” dibanding “surrender” saat ngobrol santai. Jadi kalau kamu mau terdengar lebih fluently dan nggak textbook banget, mulai biasakan pakai phrasal verb dalam obrolan harianmu.

Selain percakapan langsung, phrasal verb juga sering muncul dalam penulisan informal. Kamu bisa menemukannya di pesan teks, email ke teman, caption media sosial, atau blog pribadi. Gaya bahasanya yang santai dan ekspresif bikin tulisan terasa lebih hidup dan relatable. Bahkan banyak contoh kalimat phrasal verb yang kelihatannya simpel, tapi justru bikin pesan kamu terasa lebih friendly dan engaging.

Di dunia fiksi dan cerita anak, phrasal verb juga punya peran penting. Karena sifatnya deskriptif dan aktif, phrasal verb membantu menggambarkan aksi dengan cara yang lebih dinamis. Misalnya dalam cerita petualangan, karakter bisa “run away”, “find out”, atau “look for” sesuatu. Pola seperti ini bikin cerita terasa lebih mengalir dan mudah dipahami, terutama buat pembaca muda.

Baca Juga: Tips Belajar Berbagai Macam Verb Bahasa Inggris Lengkap dengan Contoh

Sekarang, kamu sudah tahu phrasal verb adalah salah satu elemen penting bahasa Inggris yang bikin cara bicaramu lebih natural, ekspresif, dan nggak kaku. Dari yang butuh objek sampai yang nggak bisa dipisahkan, semuanya punya pola dan aturan masing-masing yang wajib kamu pahami. Semakin sering kamu membaca, mendengar, dan mempraktekkannya dalam kalimat sehari-hari, semakin terbiasa juga kamu mengenali maknanya tanpa harus menerjemahkan kata per kata.

Kalau kamu masih merasa butuh bimbingan biar makin lancar, kamu bisa mulai belajar bareng ICAN Learning Centre dari sekarang. Platform belajar Bahasa Inggris ini bikin kamu lebih mudah upgrade kemampuan dari level beginner sampai advanced. Kelasnya dirancang interaktif dan relevan buat kebutuhan studi maupun karier internasional. Jadi, nggak cuma paham teori, tapi juga siap praktik langsung. Yuk, mulai perjalanan belajar Bahasa Inggris kamu dari sekarang bareng ILC!

Artikel Perkuliahan di Luar Negeri Sekolah di Luar Negeri Bahasa Inggris Bacaan Umum Tips & Trick Beasiswa ...
Konsultasi Online Gratis
Isi form konsultasi ini untuk mengatur jadwal online consultation dengan tim kami.
Hubungi Kami

Konselor kami akan memberikan layanan konsultasi gratis seputar informasi pendidikan ke universitas luar negeri. Layanan tersebut mencakup pencarian jurusan yang tepat, pemilihan universitas, informasi biaya pendidikan dan semua hal yang menyangkut universitas di luar negeri.

Jakarta - Tangerang
Branch Gading Serpong, Tangerang

(021) 5421 0200
(021) 5422 0200

Branch Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara

(021) 3876 8896
(021) 3876 8257

Branch Taman Palem & Jakarta Barat

(021) 2255 3706
(021) 2255 3272

Branch Bintaro & Tangerang Selatan

(021) 2951 1824
(021) 2221 3833

Branch Kelapa Gading, Jakarta Utara

(021) 2245 0554

Jawa Barat
Branch Bekasi, Jawa Barat

(021) 8889 4102
(021) 8889 5272

Branch Bandung, Jawa Barat

(022) 5239 5100

Jawa Tengah
Branch Yogyakarta, DIY

(0274) 5016 618
(0274) 5016 156

Branch Semarang, Jawa Tengah

(024) 8640 3771

Kepulauan Riau
Branch Batam, Riau

(0778) 7490 665

Branch Tanjung Pinang, Riau

+62 813 6530 6699

Sumatera
Branch Medan, Sumatera Utara

(061) 8881 5181

Branch Medan (Deli Serdang), Sumatera Utara

(061) 8881 5181

Kalimantan
Branch Balikpapan, Kalimantan Timur

(0542) 8794 997

Branch Samarinda, Kalimantan Timur

(0541) 2838 364

Sulawesi
Branch Manado, Sulawesi Utara

(0431) 7198 409

Daftar Semua Jurusan