Grammar merupakan aturan menyeluruh dalam menyusun kalimat bahasa Inggris, sedangkan tenses adalah bagian khusus dari grammar yang mengatur perubahan bentuk kata kerja berdasarkan waktu kejadian (lampau, sekarang, atau masa depan). Secara sederhana, tenses adalah sub bagian dari sistem grammar.
Tenses terbagi menjadi 16 jenis (seperti Simple Present, Past, Future) yang berfungsi menandai kronologi, durasi, dan kepastian tindakan. Tenses biasanya digunakan berdasarkan waktu terjadinya suatu kejadian.
Topik Pembahasan
Apa Itu Grammar?
Saat mulai belajar bahasa Inggris lebih serius, banyak orang bertanya apa itu grammar dan kenapa hal ini penting. Grammar sebenarnya adalah sistem aturan yang mengatur bagaimana kata disusun menjadi kalimat yang jelas dan bermakna. Aturan ini mencakup banyak hal, mulai dari penggunaan artikel seperti a, an, the, hingga susunan kata dalam kalimat. Dengan memahami dasar grammar, kamu bisa menyampaikan ide dengan lebih rapi dan mudah dipahami oleh orang lain.
Komponen Penting dalam Grammar Bahasa Inggris
Saat mempelajari bahasa Inggris lebih dalam, banyak orang mulai memahami bahwa struktur bahasa tidak hanya tentang kosakata. Grammar sendiri terdiri dari beberapa komponen penting yang memiliki fungsi berbeda dalam membangun kalimat.
Berikut beberapa kategori kata utama dalam grammar bahasa Inggris yang perlu kamu pahami:
| Noun (Kata Benda) | Noun digunakan untuk menyebut orang, tempat, benda, atau bahkan ide. Kata ini biasanya menjadi subjek atau objek dalam kalimat. Contohnya seperti Maria, University, atau knowledge. Noun membantu menjelaskan siapa atau apa yang sedang dibicarakan dalam kalimat. |
| Pronoun (Kata Ganti) | Pronoun berfungsi menggantikan kata benda agar kalimat tidak terasa berulang. Misalnya kata she, he, they, atau it. Dengan menggunakan pronoun, kalimat menjadi lebih ringkas dan enak dibaca tanpa harus terus mengulang kata benda yang sama. |
| Verb (Kata Kerja) | Verb digunakan untuk menjelaskan tindakan, aktivitas, atau kondisi yang terjadi. Contohnya seperti studies, volunteers, atau believes. Kata kerja juga sangat berkaitan dengan penggunaan tenses karena bentuknya bisa berubah tergantung waktu kejadian. |
| Adjective (Kata Sifat) | Adjective memberikan deskripsi tambahan pada kata benda atau kata ganti. Kata ini membantu menjelaskan karakteristik suatu objek atau orang. Contohnya seperti beautiful, smart, atau important yang memberikan informasi lebih detail pada kalimat. |
| Adverb (Kata Keterangan) | Adverb berfungsi memberikan informasi tambahan tentang kata kerja, kata sifat, atau bahkan adverb lainnya. Biasanya menjelaskan cara, waktu, atau tingkat suatu tindakan. Contohnya seperti quickly, carefully, atau very. |
| Preposition (Kata Depan) | Preposition menunjukkan hubungan antara kata benda atau kata ganti dengan kata lain dalam kalimat. Kata ini sering digunakan untuk menjelaskan lokasi, waktu, atau arah. Contohnya seperti at, in, on, dan under. |
| Conjunction (Kata Sambung) | Conjunction digunakan untuk menghubungkan kata, frasa, atau klausa agar kalimat menjadi lebih kompleks. Contohnya seperti and, because, although, dan but. Dengan conjunction, ide dalam kalimat bisa saling terhubung dengan lebih jelas. |
| Interjection (Kata Seru) | Interjection adalah kata yang digunakan untuk mengekspresikan emosi atau reaksi spontan. Biasanya muncul di awal kalimat dan diikuti tanda seru. Contohnya seperti wow!, oh!, atau hey! yang menunjukkan perasaan tertentu dalam percakapan. |
Ada banyak aturan yang membentuk sebuah kalimat menjadi jelas dan mudah dimengerti. Di tahap ini, memahami perbedaan grammar dan tenses juga membantu kamu melihat bagaimana kata digunakan dalam berbagai situasi.
Struktur Kalimat dalam Grammar Bahasa Inggris
Memutuskan belajar bahasa Inggris lebih serius, kamu akan mulai memahami bagaimana kalimat dibentuk dengan benar. Salah satu hal yang sering dibahas adalah perbedaan grammar dan tenses karena keduanya saling berkaitan dalam menyusun kalimat. Grammar membantu mengatur struktur kalimat, sementara tenses menjelaskan waktu terjadinya suatu tindakan. Agar lebih mudah dipahami, berikut beberapa elemen penting dalam struktur kalimat bahasa Inggris.
- Subject (Subjek)
Subject adalah pelaku utama dalam sebuah kalimat. Bagian ini biasanya berupa orang, benda, atau konsep yang melakukan suatu tindakan. Contohnya seperti Maria, the students, atau the teacher. Dalam kalimat bahasa Inggris, subject biasanya diletakkan di awal agar pembaca langsung tahu siapa yang melakukan tindakan. - Predicate (Predikat)
Predicate adalah bagian kalimat yang menjelaskan apa yang dilakukan atau dialami oleh subjek. Di dalam predicate biasanya terdapat kata kerja dan informasi tambahan lainnya. Contohnya seperti is studying, works at the company, atau likes music. Bagian ini sangat penting karena menunjukkan aktivitas atau kondisi yang terjadi. - Object dan Complement (Objek dan Pelengkap)
Object adalah kata atau frasa yang menerima tindakan dari kata kerja. Sementara complement berfungsi melengkapi makna subjek atau objek dalam kalimat. Misalnya dalam kalimat She reads a book, kata a book adalah objek. Sedangkan dalam kalimat He is a teacher, kata a teacher berfungsi sebagai pelengkap. - Clause atau Klausa
Klausa adalah kelompok kata yang memiliki subjek dan predikat. Dalam bahasa Inggris ada dua jenis klausa utama, yaitu independent clause yang bisa berdiri sendiri sebagai kalimat lengkap dan dependent clause yang membutuhkan klausa lain agar maknanya utuh. Klausa membantu membentuk kalimat yang lebih kompleks. - Active Voice dan Passive Voice
Active voice digunakan ketika subjek melakukan tindakan secara langsung. Contohnya seperti The student writes the essay. Sedangkan passive voice digunakan ketika subjek menerima tindakan, misalnya The essay is written by the student. Kedua bentuk ini sering digunakan dalam berbagai jenis tulisan. - Direct Speech dan Indirect Speech
Direct speech digunakan untuk mengutip perkataan seseorang secara langsung, biasanya menggunakan tanda kutip. Contohnya seperti She said, “I am tired.” Sedangkan indirect speech digunakan untuk melaporkan perkataan seseorang tanpa mengutip secara langsung, misalnya She said that she was tired. - Conditional Sentences
Conditional sentences adalah kalimat yang menjelaskan kondisi tertentu dan hasil yang mungkin terjadi. Kalimat ini biasanya menggunakan kata if. Contohnya seperti If you study hard, you will pass the exam. Struktur ini sering digunakan untuk menjelaskan kemungkinan, rencana, atau situasi hipotetis.
Memahami struktur kalimat membantu kamu menggunakan bahasa Inggris dengan lebih jelas dan teratur. Saat sudah terbiasa mengenali subjek, predikat, hingga berbagai jenis klausa, membuat kalimat jadi terasa jauh lebih mudah. Ditambah lagi, memahami perbedaan grammar dan tenses akan membuat kamu lebih percaya diri saat berbicara maupun menulis dalam bahasa Inggris.

Contoh Penerapan Grammar yang Benar
Dalam proses belajar, memahami perbedaan grammar dan tenses membantu kamu mengetahui bagaimana struktur kalimat bekerja secara nyata. Dari contoh sederhana, kamu bisa melihat mana kalimat yang benar secara grammar dan mana yang masih perlu diperbaiki.
Berikut contoh penerapan grammar yang benar dalam bahasa Inggris:
- Contoh Kalimat yang Benar Secara Grammar
“The students are studying diligently for their final exams because they want to achieve excellent grades.”. Kalimat ini termasuk contoh grammar yang baik karena semua elemen kalimat digunakan dengan tepat. Susunan kata terlihat jelas dan mudah dipahami oleh pembaca. - Penggunaan Article yang Tepat
Pada kalimat tersebut terdapat artikel “the” sebelum kata students. Article berfungsi untuk menjelaskan bahwa yang dimaksud adalah kelompok siswa tertentu. Penggunaan artikel seperti a, an, dan “the” merupakan bagian penting dalam grammar bahasa Inggris. - Subject-Verb Agreement yang Sesuai
Kata “students” adalah subjek jamak sehingga menggunakan kata kerja are “studying”. Ini menunjukkan kesesuaian antara subjek dan kata kerja. Aturan ini sangat penting agar kalimat terdengar alami dan sesuai dengan tata bahasa Inggris. - Struktur Kalimat Kompleks yang Jelas
Kalimat tersebut menggunakan conjunction because untuk menghubungkan dua ide. Bagian pertama menjelaskan aktivitas para siswa, sedangkan bagian kedua menjelaskan alasan mereka belajar dengan serius. Struktur seperti ini membuat kalimat menjadi lebih informatif.
Baca Juga:
Rumus Simple Future Tense Lengkap
Apa Itu Tenses?
Belajar bahasa Inggris tidak hanya tentang kosakata dan struktur kalimat. Ada juga aturan yang membantu menjelaskan waktu terjadinya suatu tindakan. Di sinilah konsep apa itu tenses mulai dipahami oleh banyak pelajar bahasa. Dalam proses belajar, memahami apa itu tenses membantu kamu mengetahui apakah sebuah kejadian terjadi di masa lalu, sedang berlangsung sekarang, atau akan terjadi di masa depan.
Tenses sebenarnya merupakan bagian dari grammar yang fokus pada perubahan bentuk kata kerja. Aturan ini membantu menunjukkan waktu, durasi, atau kondisi suatu aktivitas. Saat mulai mempelajari bahasa Inggris lebih serius, kamu juga akan menemukan perbedaan tenses dan grammar yang sering muncul dalam pembelajaran. Grammar mengatur struktur kalimat, sementara tenses lebih fokus pada waktu kejadian dalam kalimat tersebut.
Berbagai Komponen dalam Tenses
Memahami berbagai jenis tenses adalah salah satu langkah penting saat belajar bahasa Inggris. Dalam proses ini, banyak pelajar juga mulai memahami perbedaan tenses dan grammar karena keduanya sering digunakan bersamaan dalam membentuk kalimat. Grammar mengatur struktur kalimat, sedangkan tenses membantu menunjukkan waktu terjadinya suatu aksi.
Untuk mempermudah belajar, berikut daftar 16 tenses dalam bahasa Inggris beserta fungsi singkatnya:
| Kategori | Jenis Tense | Penjelasan | Contoh & Artinya |
| Tenses Present (Masa Sekarang) | Simple Present Tense | Digunakan untuk menyatakan kebiasaan, fakta umum, atau sesuatu yang selalu terjadi. | Contoh: She drinks coffee every morning. Artinya: Dia minum kopi setiap pagi. |
| Tenses Present (Masa Sekarang) | Present Continuous Tense | Digunakan untuk menjelaskan aktivitas yang sedang berlangsung saat ini atau rencana yang sedang dilakukan. | Contoh: They are playing soccer right now. Artinya: Mereka sedang bermain sepak bola sekarang. |
| Tenses Present (Masa Sekarang) | Present Perfect Tense | Menjelaskan tindakan yang sudah selesai tetapi masih berkaitan dengan kondisi saat ini. | Contoh: I have finished my homework. Artinya: Saya sudah menyelesaikan pekerjaan rumah saya. |
| Tenses Present (Masa Sekarang) | Present Perfect Continuous Tense | Digunakan untuk menjelaskan aktivitas yang dimulai di masa lalu dan masih berlangsung hingga sekarang. | Contoh: She has been studying for three hours. Artinya: Dia sudah belajar selama tiga jam. |
| Tenses Past (Masa Lampau) | Simple Past Tense | Digunakan untuk menjelaskan kejadian yang sudah selesai di masa lalu. | Contoh: He went to the park yesterday. Artinya: Dia pergi ke taman kemarin. |
| Tenses Past (Masa Lampau) | Past Continuous Tense | Menjelaskan aktivitas yang sedang berlangsung pada waktu tertentu di masa lampau. | Contoh: They were watching TV when I arrived. Artinya: Mereka sedang menonton TV ketika saya tiba. |
| Tenses Past (Masa Lampau) | Past Perfect Tense | Digunakan untuk menunjukkan suatu tindakan yang selesai sebelum kejadian lain di masa lampau. | Contoh: She had left before I called. Artinya: Dia sudah pergi sebelum saya menelepon. |
| Tenses Past (Masa Lampau) | Past Perfect Continuous Tense | Menjelaskan aktivitas yang sudah berlangsung selama periode tertentu sebelum kejadian lain di masa lalu. | Contoh: He had been working for eight hours before he took a break. Artinya: Dia sudah bekerja selama delapan jam sebelum akhirnya istirahat. |
| Tenses Future (Masa Depan) | Simple Future Tense | Digunakan untuk menyatakan rencana atau kejadian yang akan terjadi di masa depan. | Contoh: I will visit my grandmother next week. Artinya: Saya akan mengunjungi nenek saya minggu depan. |
| Tenses Future (Masa Depan) | Future Continuous Tense | Menjelaskan aktivitas yang akan sedang berlangsung pada waktu tertentu di masa depan. | Contoh: At this time tomorrow, I will be flying to London. Artinya: Pada waktu ini besok, saya akan sedang terbang ke London. |
| Tenses Future (Masa Depan) | Future Perfect Tense | Digunakan untuk menjelaskan aksi yang akan selesai sebelum waktu tertentu di masa depan. | Contoh: By next year, she will have graduated from university. Artinya: Pada tahun depan, dia akan sudah lulus dari universitas. |
| Tenses Future (Masa Depan) | Future Perfect Continuous Tense | Menjelaskan durasi suatu aktivitas yang berlangsung sampai titik waktu tertentu di masa depan. | Contoh: By 5 PM, I will have been waiting for an hour. Artinya: Pada jam 5 sore, saya akan sudah menunggu selama satu jam. |
| Past Future Tense (Masa Depan dari Sudut Pandang Lampau) | Simple Past Future Tense | Digunakan untuk menjelaskan rencana masa depan yang dilihat dari perspektif masa lalu. | Contoh: He said he would help me. Artinya: Dia mengatakan bahwa dia akan membantu saya. |
| Past Future Tense (Masa Depan dari Sudut Pandang Lampau) | Past Future Continuous Tense | Menjelaskan aktivitas yang akan sedang berlangsung di masa depan menurut sudut pandang masa lalu. | Contoh: She thought she would be traveling this time. Artinya: Dia berpikir bahwa saat ini dia akan sedang bepergian. |
| Past Future Tense (Masa Depan dari Sudut Pandang Lampau) | Past Future Perfect Tense | Digunakan untuk menjelaskan aksi yang diperkirakan selesai di masa depan menurut perspektif masa lampau. | Contoh: They believed they would have finished the project by then. Artinya: Mereka yakin proyek itu akan selesai saat itu. |
| Past Future Tense (Masa Depan dari Sudut Pandang Lampau) | Past Future Perfect Continuous Tense | Menjelaskan durasi aktivitas hingga waktu tertentu di masa depan dari sudut pandang masa lalu. | Contoh: He said he would have been living there for five years by 2020. Artinya: Dia mengatakan bahwa pada tahun 2020 nanti dia sudah tinggal di sana selama lima tahun. |
Memahami berbagai jenis tenses seperti ini akan membantu kamu menggunakan bahasa Inggris dengan lebih tepat. Selain itu, mengenali perbedaan tenses dan grammar juga membuat proses belajar menjadi lebih mudah karena kamu bisa memahami fungsi struktur kalimat sekaligus waktu terjadinya suatu aksi.
Baca juga : Cara Mudah Untuk Menguasai Grammar Bahasa Inggris
Perbedaan dari Grammar dan Tenses
Dengan memahami perbedaan dari grammar dan tenses, kamu akan lebih mudah membentuk kalimat yang jelas, tepat, dan sesuai konteks. Untuk memudahkan kamu, berikut ini perbedaan dari grammar dan tenses yang harus diketahui:
| Grammar | Tenses |
| Merupakan sistem aturan bahasa yang mengatur bagaimana kata, frasa, dan kalimat disusun sehingga memiliki makna yang jelas. | Bagian dari grammar yang secara khusus digunakan untuk menunjukkan waktu terjadinya suatu tindakan atau peristiwa. |
| Cakupannya sangat luas karena mencakup seluruh aturan pembentukan kalimat dalam bahasa Inggris. | Cakupannya lebih sempit karena hanya berfokus pada aspek waktu dalam kalimat. |
| Berfungsi memastikan kalimat tersusun secara benar, logis, dan mudah dipahami oleh pembaca atau pendengar. | Berfungsi memberikan informasi kapan suatu kejadian terjadi, apakah di masa lalu, sekarang, atau masa depan. |
| Meliputi berbagai unsur bahasa seperti parts of speech, struktur kalimat (sentence structure), penggunaan tanda baca, hingga aturan penulisan huruf kapital. | Berkaitan dengan perubahan bentuk kata kerja sesuai waktu dan aspek, seperti simple, continuous, perfect, dan perfect continuous. |
Secara singkat, grammar merupakan sistem aturan bahasa secara keseluruhan, sedangkan tenses adalah salah satu bagian dalam grammar yang khusus menjelaskan waktu suatu tindakan dalam kalimat. Dengan memahami keduanya, seseorang dapat menyusun kalimat bahasa Inggris dengan lebih tepat dan jelas.
Baca Juga: 16 Tenses Dalam Bahasa Inggris dan Paling Sering Digunakan
Kalau kamu punya impian kuliah di luar negeri, sekarang saatnya mulai mempersiapkan semuanya dari awal. Kamu bisa memanfaatkan bantuan dari agen pendidikan luar negeri profesional ICAN Education yang siap membantu perjalanan studimu jadi lebih mudah. Mulai dari konsultasi seputar pilihan negara dan kampus, membantu mempersiapkan berbagai persyaratan kuliah, hingga membantu mencari akomodasi yang sesuai selama tinggal di luar negeri. Dengan dukungan tim yang berpengalaman, proses persiapan kuliah di luar negeri bisa jadi lebih terarah dan minim stres.
Selain itu, kemampuan bahasa Inggris juga jadi salah satu syarat utama untuk kuliah di luar negeri. Karena itu, kamu juga bisa meningkatkan skill bahasa Inggrismu bersama ICAN Learning Centre (ILC), mitra belajar bahasa Inggris dari ICAN Education. Di sini tersedia berbagai pilihan program yang bisa disesuaikan dengan kebutuhanmu, seperti Kursus Online yang lebih fleksibel, Kursus Offline yang lebih interaktif, hingga Kelas Khusus Perusahaan yang lebih eksklusif. Program yang ditawarkan juga lengkap, mulai dari IELTS Preparation, General English, TOEFL IBT, TOEFL ITP, Conversation English, SAT Preparation, Corporate English, hingga TOEIC. Yuk mulai langkahmu dari sekarang dan wujudkan impian kuliah di luar negeri bersama ICAN Education dan ILC!



