Selain memiliki reputasi global, Deakin menawarkan civil engineering program untuk mahasiswa berbagai jenjang. Secara global, Deakin masuk dalam jajaran top 1% universitas terbaik di dunia dan berhasil menempati peringkat #207 dalam QS World University Rankings 2026. Selain itu, Deakin juga berada di posisi #201 versi Times Higher Education (THE) World University Rankings 2026.
Bukan cuma soal ranking, universitas ini juga unggul dalam berbagai aspek penting yang berdampak langsung ke pengalaman kuliah kamu. Deakin berhasil meraih peringkat #1 di negara bagian Victoria untuk keterserapan kerja lulusan berdasarkan GOS 2024. Artinya, peluang kerja setelah lulus sangat tinggi termasuk untuk mahasiswa civil engineering Deakin University. Kampus ini bahkan menempati posisi #1 untuk kepuasan mahasiswa selama 14 tahun berturut-turut di Victoria.
Tentang Civil Engineering Faculty in Deakin University Australia
Kalau kamu lagi mempertimbangkan civil engineering Deakin University Australia, jurusan ini punya posisi cukup kuat di level global. Untuk kategori Civil and Structural Engineering, Deakin meraih peringkat #201–275 dunia versi QS World University Rankings 2025. Di tingkat lokal, program ini berada di posisi #4 di Victoria menurut U.S. News Best Global Universities 2025–2026. Bidang engineering di Deakin bahkan tembus Top 125 dunia versi Times Higher Education 2026.
Deakin University civil engineering faculty di bawah naungan School of Engineering, bagian dari Faculty of Science, Engineering and Built Environment (SEBE). Fakultas ini dikenal memiliki fokus kuat pada pengembangan teknologi dan solusi berbasis industri. Mulai tahun 2025, program Teknik Sipil (Civil Engineering) resmi diperkenalkan sebagai jurusan utama di kampus Melbourne. Program ini menjadi langkah Deakin dalam menjawab kebutuhan tenaga ahli infrastruktur.
Langkah ini sejalan dengan tingginya kebutuhan tenaga insinyur di Australia yang mengalami kekurangan hingga sekitar 100.000 profesional pada tahun 2030. Dibutuhkan sekitar 15.600 posisi khusus untuk civil engineer. Kondisi tersebut membuat peluang karir di bidang ini semakin terbuka lebar, sekaligus mendorong Deakin untuk memperluas kapasitas penerimaan mahasiswa teknik sipil. Dengan prospek kerja tinggi, lulusan teknik sipil Deakin bisa berkarir di berbagai sektor.
Di fakultas ini, terdapat sekitar 13.679 mahasiswa terdaftar. Sistem belajarnya melalui pendekatan Project-Oriented Design-Based Learning (PODBL). Sekitar 50% waktu per trimester kamu akan fokus mengerjakan proyek tim berbasis kasus industri nyata. Kurikulumnya relevan dengan kebutuhan dunia kerja, mulai dari desain struktural, manajemen sumber daya air, transportasi, geoteknik, hingga manajemen konstruksi.

Perkiraan Tuition Fees Deakin University Civil Engineering
Deakin University civil engineering fees untuk mahasiswa internasional di tahun 2025/2026 berada di kisaran AUD $45,000 hingga AUD $46,400 per tahun. Jika dikonversikan dengan kurs AUD 1 = Rp 11.600, maka biayanya sekitar Rp 522.000.000 hingga Rp 538.240.000 per tahun. Biaya ini umumnya mencakup kegiatan akademik utama selama masa perkuliahan berlangsung.
Biaya tersebut masih bersifat estimasi dan bisa berubah setiap tahun tergantung jumlah unit mata kuliah yang kamu ambil. Semua biaya ini perlu kamu siapkan sejak awal supaya proses kuliah kamu bisa berjalan lebih lancar tanpa kendala finansial. Supaya lebih jelas, kamu bisa cek rincian biaya berdasarkan jenjang program di bawah ini.
| Gelar | Estimasi Biaya (AUD) | Konversi ke Rupiah (Rp) |
| S1 (Bachelor of Engineering Honours) | $45,000 | Rp 522.000.000 |
| S2 (Master of Engineering Professional) | $46,400 | Rp 538.240.000 |
| S3 (Doctoral/PhD) | $45,600 | Rp 528.960.000 |
Selain biaya kuliah, kamu juga perlu menyiapkan dana tambahan untuk kebutuhan wajib selama studi. Salah satunya adalah Student Services and Amenities Fee (SSAF) yang sekitar AUD $186 per semester atau setara Rp 2.157.600. Ada juga biaya Overseas Student Health Cover (OSHC) yang berkisar antara AUD $750 hingga AUD $4,000 per tahun, atau sekitar Rp 8.700.000 sampai Rp 46.400.000 tergantung kebutuhan. Biaya ini penting karena mencakup layanan kesehatan.
Di luar biaya tersebut, kamu juga harus memperhitungkan biaya pendukung lainnya seperti buku dan bahan studi yang berkisar AUD $500–$1.000 per tahun. Jika dikonversi dalam Rupiah, sekitar Rp 5.800.000 hingga Rp 11.600.000. Ada juga biaya pengajuan visa pelajar yang mulai dari AUD $2,000 atau sekitar Rp 23.200.000 dan biasanya dibayar sekali di awal. Perencanaan keuangan yang matang akan membantu kamu menjalani studi dengan lebih tenang.
Baca juga : Pilihan Apartemen Siswa Di Deakin University
Kalau kamu mencari jurusan dengan prospek global dan kualitas pendidikan tinggi, Deakin civil engineering bisa jadi pilihan yang sangat worth it. Mulai dari reputasi top 1% dunia, peringkat global yang konsisten, hingga peluang kerja yang tinggi setelah lulus, semuanya jadi nilai plus yang sulit diabaikan. Ditambah lagi dengan kurikulum berbasis praktik industri dan kebutuhan besar akan tenaga civil engineer di Australia, jurusan ini menawarkan masa depan karir yang menjanjikan.
Punya rencana kuat kuliah di Australia tahun ini? Penting banget untuk mempersiapkan semuanya dari sekarang mulai dari pemilihan kampus, jurusan, hingga perhitungan biaya. Supaya prosesnya lebih mudah, kamu bisa konsultasi gratis bareng ICAN Education hari ini juga! Dapatkan bantuan dari awal sampai berangkat kuliah ke Australia. Manfaatkan layanan konsultasi gratis ini bareng ICAN Education biar rencana kuliah kamu jadi lebih gampang terwujud!



