Pernah nggak sih ketika kamu ingin lanjut sekolah, tapi juga ingin langsung fokus ke keahlian praktikal yang relevan dengan dunia kerja? Nah, disinilah, konsep post secondary education adalah solusi tepat buat kamu. Konsep pendidikan ini cocok buat kamu yang ingin mengembangkan skill spesifik setelah lulus SMA atau sederajat. Jenjang pendidikan tersebut mencakup berbagai pilihan, mulai dari universitas, community college, hingga sekolah vokasi.
Post secondary education menawarkan sistem belajar lebih fleksibel dan terarah. Kamu juga berkesempatan memilih jalur pendidikan yang benar-benar sesuai dengan minat dan tujuan karir. Nah, di artikel ini, kamu akan diajak membahas apa sih post secondary education, apa saja benefitnya, apa jenis-jenis pendidikannya, hingga jenjang pendidikan apa saja yang tersedia.
Topik Pembahasan
Apa Itu Post Secondary Education & Apa Keunggulannya?
Post-secondary education adalah jenjang pendidikan yang kamu tempuh setelah menyelesaikan pendidikan menengah. Di tahap ini, kamu mulai diarahkan untuk mengembangkan kemampuan yang lebih spesifik, secara akademik maupun praktikal, sesuai minat dan tujuan karir. Beberapa keunggulan post-secondary education yang bisa kamu pertimbangkan antara lain:
- Membuka peluang lebih besar untuk masuk universitas dan karier impian.
- Meningkatkan potensi penghasilan karena kamu punya skill dan kualifikasi yang lebih kuat.
- Mengembangkan kepribadian, mulai dari cara berpikir kritis, komunikasi, sampai problem solving.
- Memperluas jaringan pertemanan dan relasi profesional yang berguna untuk masa depan.
- Memberi fleksibilitas dalam memilih bidang studi sesuai minat dan gaya belajar kamu.
Berbeda dengan secondary education yang masih bersifat umum, post-secondary education memberi ruang memilih jalur yang paling relevan. Tersedia mulai dari jalur akademik menuju universitas hingga jalur vokasi yang siap langsung terjun ke dunia kerja.
Jenis Institusi Post Secondary Education
Memahami jenis institusi dalam post secondary education itu penting banget supaya kamu nggak salah langkah saat menentukan masa depan akademik dan karier. Setiap institusi punya fokus, sistem belajar, dan output lulusan berbeda. Ada yang kuat di teori, unggul di praktik, ada juga yang khusus untuk riset atau kesiapan kerja cepat. Dengan tahu perbedaannya sejak awal, kamu bisa lebih percaya diri memilih jalur pendidikan yang sesuai dengan gaya belajar dan tujuan karir.
Secara umum, ada beberapa jenis institusi dalam post secondary education yang perlu kamu kenal.Kamu bisa memilih vocational schools atau SMK, community college, universitas, dan politeknik. Masing-masing punya keunggulan dan karakter unik yang bisa jadi cocok untuk tipe pelajar yang berbeda. Nah, supaya kamu nggak bingung menentukan pilihan, yuk simak penjelasan lengkap tentang setiap jenis institusi di post secondary education berikut ini!
Vocational Schools
Technical and vocational schools adalah jenis institusi pendidikan yang fokus pada penguasaan keterampilan praktis dan siap kerja. Di sini, kamu nggak cuma belajar teori, tapi juga langsung praktik sesuai bidang yang kamu pilih, seperti otomotif, IT, kesehatan, sampai konstruksi.
Programnya biasanya lebih singkat dibanding universitas, dan lulusannya langsung dibekali sertifikat atau diploma yang relevan dengan kebutuhan industri. Berikut beberapa contoh technical and vocational schools beserta gambaran biayanya:
| Nama Sekolah | Perkiraan Biaya |
| Johnson College | Sekitar $9,450 per semester |
| Rosedale Technical College | Sekitar $350 per kredit |
| West Kentucky Community and Technical College | Sekitar $189 per kredit (kelas online) |
| Clovis Community College | Biaya bervariasi tergantung program |
| Central Community College | Mulai dari $112 per kredit |
| Wake Technical Community College | Sekitar $3,914 per tahun |
| North Dakota State College of Science | Sekitar $213 per kredit |
| Carolinas College of Health Sciences | Sekitar $16,179 per tahun |
| Dakota County Technical College | Sekitar $211 per kredit |
| Atlantic Technical College | Mulai dari $100 per kredit |
Jenis institusi ini cocok banget buat kamu yang lebih suka belajar lewat praktik, ingin cepat masuk dunia kerja, dan punya gambaran jelas soal bidang yang diminati. Kalau kamu tipe yang langsung terjun ke lapangan, ingin skill langsung dipakai, dan bisa langsung berkarir, technical and vocational schools bisa jadi pilihan pas.
Community College
Community colleges adalah institusi pendidikan tinggi berdurasi dua tahun yang menawarkan program associate degree, diploma, dan sertifikasi. Biaya yang lebih terjangkau dibanding universitas. Buat kamu yang ingin kuliah di Amerika dengan budget lebih realistis, jenis kampus ini jadi pilihan strategis karena kredit akademiknya bisa ditransfer ke universitas empat tahun untuk lanjut ke jenjang sarjana.
Selain itu, community college juga dikenal dengan lingkungan belajar yang lebih fleksibel dan praktis, cocok untuk mahasiswa lokal maupun internasional. Berikut beberapa contoh community college di Amerika Serikat beserta gambaran biaya tahunannya:
| Nama Sekolah | Biaya Rata-rata per Tahun |
| Oxnard Community College | USD 8,146 |
| Central Wyoming College | USD 10,980 |
| Bristol Community College | USD 12,690 |
| Lehman College | USD 15,360 |
| South Texas Community College | USD 7,830 |
| Greenfield Community College | USD 11,690 |
Jenis institusi ini cocok banget buat kamu yang ingin kuliah di luar negeri dengan biaya lebih terjangkau, tapi tetap punya peluang besar untuk lanjut ke universitas ternama. Community college juga pas untuk kamu yang masih ingin eksplor jurusan, suka lingkungan belajar lebih santai, dan ingin punya waktu adaptasi sebelum masuk ke sistem perkuliahan universitas besar.
Universitas
Universitas adalah institusi pendidikan tinggi yang menawarkan program Diploma, S2, S2, hingga S3 dengan durasi studi bervariasi. Di universitas, kamu nggak cuma belajar teori di kelas, tapi juga punya banyak kesempatan ikut riset, magang, program pertukaran pelajar, sampai pelatihan karir yang lebih spesifik.
Jenis kampus ini cocok buat kamu yang ingin mendapatkan pendidikan menyeluruh di bidang seperti bisnis, teknik, sains, maupun sosial. Kamu juga bisa membangun portofolio akademik dan profesional sejak awal. Berikut gambaran biaya kuliah di beberapa negara yang populer untuk menempuh pendidikan di universitas:
| Negara | Biaya Rata-rata per Tahun |
| Amerika Serikat | USD 10,560 – 37,650 |
| Kanada | USD 5,000 – 23,000 |
| Inggris | USD 8,000 – 12,400 |
| Irlandia | USD 3,600 – 12,000 |
| Australia | USD 11,000 – 41,000 |
| Jepang | USD 8,200 – 14,400 |
| Korea Selatan | USD 8,700 – 11,600 |
| Singapura | USD 6,500 – 60,000 |
| Malaysia | USD 1,500 – 9,000 |
Jenis institusi ini cocok banget buat kamu yang suka belajar mendalam, punya target karir jangka panjang, dan siap berinvestasi waktu lebih lama untuk pendidikan. Kalau kamu tipe yang senang eksplor akademik, ingin membangun network internasional, serta bercita-cita lanjut ke jenjang S2 atau masuk ke perusahaan besar, studi di universitas bisa jadi pilihan yang paling pas.
Politeknik
Politeknik adalah jenis institusi pendidikan tinggi yang mengutamakan pembelajaran vokasional dengan fokus besar pada praktik langsung. Dibandingkan universitas yang cenderung teoritis, politeknik menyiapkan kamu dengan komposisi belajar yang lebih aplikatif, sehingga lulusannya siap terjun ke dunia kerja sejak hari pertama.
Program yang ditawarkan biasanya berupa Diploma hingga Sarjana Terapan, cocok buat kamu yang ingin cepat punya skill teknis dan pengalaman industri nyata. Berikut beberapa contoh politeknik dan institusi vokasional di Australia beserta kisaran biayanya:
| Nama Institusi | Biaya per Tahun |
| TAFE NSW | AUD 15,000 – 22,000 |
| TAFE Queensland | AUD 14,000 – 25,000 |
| TAFE Victoria (Holmesglen, Box Hill, Chisholm, Kangan) | AUD 16,000 – 28,000 |
| TAFE South Australia | AUD 14,000 – 23,000 |
| TAFE Western Australia | AUD 13,000 – 22,000 |
| Melbourne Polytechnic | AUD 18,000 – 30,000 |
| South Metropolitan TAFE | AUD 12,000 – 20,000 |
Jenis institusi ini cocok banget buat kamu yang lebih suka belajar sambil praktik daripada duduk lama di kelas teori, punya target cepat kerja, dan tertarik ke bidang-bidang teknis seperti hospitality, IT, engineering, sampai desain. Kalau kamu tipe yang hands-on, suka tantangan di lapangan, dan ingin langsung punya skill siap pakai, politeknik bisa jadi pilihan paling realistis buat masa depanmu.

Jenjang Pendidikan yang Ditawarkan
Memahami jenjang pendidikan sejak kamu masih di tahap secondary education itu penting banget, karena dari sinilah arah masa depanmu mulai terbentuk. Pilihan yang kamu ambil setelah lulus SMA sederajat lebih dari sekedar lanjut kuliah atau tidak. Pilihan kamu juga menentukan skill apa yang akan kamu kembangkan dan peluang karir apa yang bisa kamu raih. Dengan tahu struktur jenjang pendidikan lebih awal, kamu jadi bisa merencanakan langkah yang lebih matang sesuai minat.
Ada beberapa jenjang tersedia sesuai kebutuhan dan ambisi, mulai dari Associate Degree, Bachelor’s Degree, Master’s Degree, sampai Doctoral Degree atau PhD. Yuk, simak penjelasan lebih detail tentang setiap jenjang pendidikan ini supaya kamu bisa menentukan pilihan yang paling pas buat masa depan!
Associate Degree
Associate Degree cocok banget buat kamu yang ingin mulai kuliah dengan jalur yang lebih fleksibel dan praktis. Di banyak negara seperti Amerika Serikat, Kanada, dan Australia, program ini biasanya ditawarkan oleh community college atau college vokasional dengan durasi sekitar dua tahun. Fokus utamanya ada pada penguasaan skill dasar di bidang tertentu, seperti bisnis, IT, kesehatan, atau teknik. Jadi, sejak awal kamu sudah dibekali kemampuan yang bisa langsung dipakai di dunia kerja.
Associate Degree juga sering dijadikan batu loncatan untuk lanjut ke Bachelor’s Degree. Banyak universitas menerima transfer kredit dari program ini, sehingga kamu bisa menghemat waktu dan biaya kuliah. Buat kamu yang masih ingin eksplor minat sebelum masuk ke jenjang sarjana penuh, Associate Degree jadi pilihan aman karena memberi ruang mencoba tanpa tekanan besar.
Bachelor’s Degree
Bachelor’s Degree adalah jenjang yang paling umum diambil oleh mahasiswa internasional. Program ini biasanya berlangsung tiga sampai empat tahun dan menawarkan keseimbangan antara teori, praktik, serta pengembangan soft skill. Selama kuliah, kamu nggak cuma belajar dari buku, tapi juga ikut diskusi, presentasi, hingga proyek kelompok. Bahkan, ada juga program magang yang bikin kamu lebih siap menghadapi dunia profesional.
Lewat Bachelor’s Degree, kamu juga punya kesempatan besar untuk membangun jaringan internasional. Teman sekelas bisa datang dari berbagai negara, dan dosen pun sering punya pengalaman global. Semua ini jadi nilai tambah buat kamu yang punya mimpi kerja di perusahaan multinasional atau lanjut studi ke jenjang master dengan bekal akademik yang kuat.
Master’s Degree
Master’s Degree cocok buat kamu yang ingin naik level, baik dari sisi keahlian maupun karier. Di jenjang ini, kamu akan lebih fokus pada satu bidang spesifik sesuai latar belakang atau minat profesionalmu. Program master biasanya berdurasi satu sampai dua tahun dan menuntut kamu lebih mandiri dalam belajar, riset, serta mengerjakan proyek-proyek strategis.
Selain memperdalam ilmu, kuliah master juga membuka peluang besar untuk memperluas relasi profesional. Kamu bisa bertemu praktisi industri, dosen ahli, dan mahasiswa dari berbagai latar belakang. Buat kamu yang ingin mengejar posisi manajerial, spesialis, atau membangun bisnis sendiri, gelar master sering jadi nilai tambah yang bikin profil makin standout.
Doctoral Degree (PhD)
Doctoral Degree atau PhD adalah jenjang tertinggi dalam pendidikan tinggi dan dirancang buat kamu yang ingin benar-benar mendalami satu bidang keilmuan. Fokus utamanya ada pada riset orisinal. Jadi, kamu akan menghabiskan beberapa tahun untuk meneliti topik spesifik dan menghasilkan kontribusi baru bagi dunia akademik atau industri.
Menempuh PhD bukan cuma soal gelar, tapi juga tentang membangun reputasi sebagai ahli. Setelah lulus, kamu punya peluang besar untuk berkarir sebagai dosen, peneliti, analis kebijakan, atau konsultan di level internasional. Kalau kamu tipe yang suka tantangan intelektual, senang meneliti, dan ingin punya impact jangka panjang lewat ilmu pengetahuan, ambil jalur PhD.
Baca Juga: Apa yang Dimaksud Postgraduate Diploma? Simak di Sini!
Post secondary education adalah jenjang pendidikan yang kamu tempuh setelah lulus SMA atau sederajat. Pada jenjang ini, kamu mulai fokus mengembangkan keahlian sesuai minat dan tujuan karier. Jadi, kamu nggak cuma belajar teori, tapi juga dibekali skill praktis yang relevan dengan dunia kerja. Buat kamu yang ingin punya arah masa depan lebih jelas, memahami konsep post secondary education bisa jadi langkah awal untuk menentukan jalur pendidikan sesuai minat.
Masih bingung mau lanjut kuliah ke mana dan ambil jurusan apa? ICAN Education siap jadi partner terbaikmu dari sekarang! ICAN Education menyediakan layanan konsultasi gratis supaya kamu bisa dapat insight seputar pendidikan! Kamu bisa tanya tentang jenjang kuliah di luar negeri, sistem pendidikan di berbagai negara, sampai tips memilih jurusan yang sesuai dengan potensi dan goals kamu. Nah, hubungi dan ceritakan rencana studi kamu bareng ICAN Education ya!



