Negara dengan mahasiswa Indonesia terbanyak menjadi informasi yang menarik untuk dipahami sebelum menentukan destinasi kuliah di luar negeri. Australia, Malaysia, dan Amerika Serikat masih menjadi tiga tujuan favorit berkat kualitas pendidikan yang sudah diakui dunia, pilihan universitas yang beragam, serta lingkungan belajar yang mendukung mahasiswa internasional.
Popularitas ketiga negara tersebut juga didorong oleh banyaknya peluang beasiswa, termasuk dari LPDP, yang membuka akses studi ke kampus-kampus terbaik dunia. Selain itu, faktor seperti jarak yang relatif dekat, prospek karier, hingga jaringan alumni Indonesia yang kuat membuat semakin banyak pelajar memilih melanjutkan pendidikan di negara-negara tersebut.
Berikut ini daftar negara yang memiliki jumlah mahasiswa indonesia terbanyak:
1. Australia

Australia terus menjadi salah satu pilihan utama bagi pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri. Lokasinya yang dekat, kualitas pendidikan bertaraf internasional, serta lingkungan belajar yang multikultural membuat negara ini selalu menarik perhatian. Di tengah meningkatnya minat belajar ke luar negeri, Australia tetap masuk dalam daftar negara dengan mahasiswa Indonesia terbanyak karena menawarkan pengalaman akademik sekaligus peluang karier yang menjanjikan.
Hingga saat ini, pemerintah Australia belum merilis angka resmi terbaru mengenai jumlah mahasiswa Indonesia untuk tahun 2026. Namun, data dari Australian Government Department of Education menunjukkan terdapat 680.582 mahasiswa internasional yang belajar di Australia pada periode Januari–Mei 2026. Besarnya angka tersebut menunjukkan bahwa Australia masih menjadi salah satu pusat pendidikan internasional terbesar di dunia dan tetap diminati mahasiswa dari berbagai negara, termasuk Indonesia.
Beikut rekomendasi kampus dan estimasi biaya kuliahnya:
| Universitas | Estimasi Biaya Kuliah Internasional 2026 |
| Australian National University (ANU) | AUD 50.000–56.000 per tahun |
| The University of Sydney | AUD 49.200–65.900 per tahun |
| Monash University | AUD 42.000–58.000 per tahun |
| The University of Queensland (UQ) | AUD 50.000–58.000 per tahun |
| The University of Western Australia (UWA) | AUD 41.000–56.000 per tahun |
Banyak faktor yang membuat Australia terus menjadi incaran pelajar Indonesia. Di tengah tingginya minat terhadap negara dengan mahasiswa Indonesia terbanyak, Australia menawarkan universitas berkelas dunia, pilihan jurusan yang sangat lengkap, kesempatan bekerja selama masa studi, hingga peluang memperoleh pengalaman kerja setelah lulus melalui jalur visa yang tersedia. Ditambah lagi, berbagai beasiswa internasional dan hubungan pendidikan yang erat dengan Indonesia semakin memudahkan proses studi di sana.
2. Malaysia

Berikutnya juga ada Negara Malaysia, tujuan kuliah luar negeri yang paling diminati oleh pelajar Indonesia. Lokasinya yang dekat, biaya pendidikan yang relatif terjangkau, serta kualitas universitas yang terus meningkat membuat negara ini semakin menarik. Berdasarkan data Ministry of Higher Education Malaysia, terdapat sekitar 11.293 mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Malaysia per Maret 2025. Angka tersebut menunjukkan bahwa jumlah mahasiswa Indonesia di luar negeri yang memilih Malaysia masih sangat besar, terutama di kawasan Asia Tenggara.
Daya tarik Malaysia juga didukung oleh hubungan pendidikan yang erat dengan Indonesia. Pemerintah Malaysia bersama Education Malaysia Global Services (EMGS) terus mengembangkan kerja sama akademik, memperluas promosi pendidikan internasional, dan menghadirkan proses Student Pass yang lebih praktis. Berbagai kebijakan tersebut membuat mahasiswa internasional, termasuk dari Indonesia, semakin mudah memulai studi di Malaysia.
Alasan banyak mahasiswa Indonesia memilih Malaysia:
- Lokasinya dekat dengan Indonesia sehingga perjalanan lebih cepat dan hemat.
- Biaya kuliah serta biaya hidup relatif lebih terjangkau.
- Banyak universitas berstandar internasional, termasuk branch campus universitas ternama dunia.
- Bahasa, budaya, dan makanan cukup mirip sehingga lebih mudah beradaptasi.
- Pilihan program studi sangat lengkap, mulai dari foundation hingga doktoral.
- Banyak tersedia program credit transfer, dual degree, dan twinning programme.
- Proses Student Pass dikelola melalui EMGS dengan sistem yang terintegrasi.
Universitas favorit dan estimasi biaya kuliah di Malaysia:
| Universitas | Estimasi Biaya Kuliah Internasional 2026* |
| Monash University Malaysia | RM49.920–71.040 per tahun |
| Taylor’s University | RM45.000–65.000 per tahun |
| Sunway University | RM40.000–60.000 per tahun |
| Asia Pacific University (APU) | RM37.000–48.000 per tahun |
| UCSI University | RM32.000–55.000 per tahun |
Faktor lain yang membuat Malaysia semakin populer adalah kesempatan mengikuti program credit transfer, twinning programme, hingga dual degree dengan universitas di Inggris, Australia, maupun negara lainnya. Mahasiswa juga bisa menikmati biaya hidup yang lebih bersahabat dibandingkan banyak destinasi studi internasional. Kombinasi kualitas pendidikan, akses yang mudah, serta prospek karier global menjadikan Malaysia tetap berada di daftar favorit pelajar Indonesia.
3. Amerika Serikat

Selain Australia dan Malaysia, ternyata banyak juga mahasiswa Indonesia yang tertarik untuk melanjutkan studi di Amerika Serikat. Reputasi universitasnya yang mendunia, kualitas riset yang tinggi, serta pilihan program studi yang sangat beragam menjadi daya tarik utama. Berdasarkan Open Doors Report 2025 dari Institute of International Education (IIE), terdapat 8.104 mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Amerika Serikat pada tahun akademik 2024/2025. Angka tersebut memperkuat data mahasiswa Indonesia yang kuliah di luar negeri dan menunjukkan bahwa Amerika masih menjadi tujuan studi unggulan.
Selain jumlah mahasiswa yang terus stabil, Indonesia juga tercatat sebagai salah satu negara pengirim mahasiswa internasional terbesar di Amerika Serikat. Mahasiswa Indonesia memberikan kontribusi ekonomi sekitar US$352 juta melalui biaya kuliah, tempat tinggal, hingga kebutuhan sehari-hari. Banyak pelajar memilih Amerika karena tersedia ribuan program studi, kesempatan mengikuti riset kelas dunia, pengalaman magang melalui CPT dan OPT, serta akses ke jaringan profesional internasional yang luas.
Alasan banyak mahasiswa Indonesia memilih Amerika Serikat:
- Memiliki banyak universitas terbaik di dunia dengan reputasi internasional.
- Pilihan program studi sangat lengkap, mulai dari bisnis hingga artificial intelligence.
- Unggul dalam riset, inovasi, dan kolaborasi dengan industri global.
- Sistem perkuliahan fleksibel dengan pilihan major, minor, dan elective.
- Tersedia peluang magang melalui CPT dan pengalaman kerja lewat OPT.
- Lingkungan belajar multikultural dengan mahasiswa dari lebih dari 200 negara.
- Banyak pilihan beasiswa dari pemerintah maupun universitas.
Universitas favorit dan estimasi biaya kuliah di Amerika Serikat:
| Universitas | Estimasi Biaya Kuliah 2026–2027* |
| Harvard University | Tuition USD 62.226/tahun (total biaya sekitar USD 91.634/tahun) |
| Stanford University | Tuition USD 67.731/tahun (total biaya lebih dari USD 90.000/tahun) |
| Massachusetts Institute of Technology (MIT) | Tuition USD 66.720/tahun (total biaya sekitar USD 92.000–93.000/tahun) |
| Northeastern University | Tuition USD 71.050/tahun |
| University of Arizona | Tuition sekitar USD 46.068/tahun (total biaya sekitar USD 67.083/tahun) |
Daya tarik lainnya datang dari fleksibilitas sistem pendidikan yang memungkinkan mahasiswa mengambil mata kuliah lintas bidang, memilih minor, hingga mengubah jurusan sesuai minat. Lingkungan kampus yang multikultural membuat pengalaman belajar semakin kaya. Ditambah lagi, tersedia berbagai beasiswa seperti LPDP, Fulbright, maupun scholarship dari universitas, sehingga data mahasiswa Indonesia yang kuliah di luar negeri diperkirakan akan terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.
4. Jepang

Jepang masih menjadi salah satu destinasi favorit bagi pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Negara ini terkenal dengan kualitas pendidikan, kemajuan teknologi, serta budaya belajar yang disiplin. Selain itu, tersedia banyak program internasional berbahasa Inggris dan berbagai beasiswa, seperti MEXT maupun JASSO, yang membuat kesempatan kuliah di Jepang semakin terbuka. Hingga saat ini, informasi mengenai jumlah mahasiswa Indonesia yang belajar di Jepang masih menjadi topik yang banyak dicari oleh calon mahasiswa.
Berdasarkan survei resmi Japan Student Services Organization (JASSO) 2025, terdapat 408.069 mahasiswa internasional yang sedang menempuh pendidikan di Jepang per 1 Mei 2025. Meski begitu, JASSO belum merilis rincian terbaru berdasarkan negara asal sehingga jumlah mahasiswa Indonesia belum dipublikasikan secara resmi. Walaupun datanya belum tersedia, minat pelajar Indonesia untuk kuliah di Jepang tetap tinggi berkat banyaknya kerja sama pendidikan, program beasiswa, dan pilihan universitas berkelas dunia.
Alasan banyak mahasiswa Indonesia memilih Jepang:
- Memiliki universitas dengan reputasi internasional.
- Unggul dalam riset, teknologi, dan inovasi.
- Banyak pilihan beasiswa, termasuk MEXT dan JASSO.
- Kesempatan belajar bahasa serta budaya Jepang secara langsung.
- Memiliki kerja sama erat dengan perusahaan-perusahaan global.
- Lingkungan yang aman, nyaman, dan didukung transportasi modern.
- Prospek karier yang baik setelah lulus di Jepang maupun perusahaan multinasional.
Universitas favorit dan estimasi biaya kuliah di Jepang:
| Universitas | Estimasi Biaya Kuliah 2026* |
| The University of Tokyo | ¥535.800/tahun + biaya masuk ¥282.000 |
| Kyoto University | ¥535.800/tahun + biaya masuk ¥282.000 |
| Osaka University | Sekitar ¥535.800/tahun + biaya masuk ¥282.000 |
| Kyoto University of Advanced Science (KUAS) | Sekitar ¥1.250.000–1.700.000/tahun |
| International College of Liberal Arts (iCLA) | Sekitar ¥1.600.000–1.900.000/tahun |
Tidak hanya unggul dalam bidang akademik, Jepang juga menawarkan peluang riset, magang, hingga karier setelah lulus. Universitas di sana memiliki hubungan erat dengan perusahaan global seperti Toyota, Sony, Canon, Panasonic, Mitsubishi, dan Hitachi. Lingkungan yang aman, transportasi publik yang nyaman, serta pengalaman mempelajari bahasa dan budaya Jepang menjadi nilai tambah yang membuat negara ini terus diminati mahasiswa dari Indonesia.

5. Inggris

Selanjutnya juga ada Inggris, destinasi favorit bagi pelajar Indonesia yang ingin merasakan pendidikan berstandar internasional. Reputasi universitasnya yang mendunia, masa studi yang relatif singkat, serta banyaknya pilihan beasiswa menjadi daya tarik utama. Tidak heran jika Inggris tetap masuk dalam daftar negara dengan mahasiswa Indonesia terbanyak yang selalu dipertimbangkan calon mahasiswa saat memilih tujuan kuliah di luar negeri.
Sampai saat ini, belum ada data resmi terbaru dari Higher Education Statistics Agency (HESA) maupun pemerintah Inggris yang secara khusus mencantumkan jumlah mahasiswa Indonesia. Meski begitu, statistik HESA tahun akademik 2024/25 mencatat sekitar 685.565 mahasiswa internasional sedang menempuh pendidikan tinggi di Inggris. Angka tersebut menunjukkan bahwa Inggris masih menjadi salah satu pusat pendidikan global dengan komunitas mahasiswa internasional yang sangat besar.
Berikut ini ada rekomendasi kampus popular di Inggris dan estimasi biaya kuliahnya:
| Universitas | Estimasi Biaya Kuliah Internasional 2026–2027* |
| University of Oxford | £37.380–£62.820 per tahun |
| University of Cambridge | £29.052–£70.554 per tahun |
| Imperial College London | Sekitar £41.000–£67.000+ per tahun |
| University of Nottingham | Sekitar £24.000–£32.000 per tahun |
| University of Southampton | Sekitar £24.000–£34.000 per tahun |
Banyak alasan yang membuat Inggris tetap diminati pelajar Indonesia. Di tengah persaingan antar negara dengan mahasiswa Indonesia terbanyak, Inggris menawarkan universitas papan atas, sistem pembelajaran yang menekankan riset dan critical thinking, serta peluang kerja setelah lulus melalui Graduate Route. Ditambah lagi, pilihan jurusan yang lengkap dan jaringan alumni internasional membuat pengalaman kuliah di Inggris semakin bernilai untuk masa depan.
6. Jerman

Jerman semakin menarik perhatian pelajar Indonesia yang ingin meraih pendidikan berkualitas di Eropa. Negara ini dikenal memiliki universitas riset berkelas dunia, biaya kuliah yang relatif rendah, serta peluang karier yang menjanjikan setelah lulus. Tak heran, jumlah mahasiswa Indonesia di luar negeri yang memilih Jerman terus menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun. Dukungan beasiswa dari DAAD, LPDP, hingga kerja sama antarkampus juga membuat kesempatan kuliah di Jerman semakin terbuka.
Hingga saat ini, belum ada data resmi terbaru yang merinci jumlah mahasiswa Indonesia untuk tahun 2025 maupun 2026. Laporan DAAD terakhir mencatat sekitar 5.730 mahasiswa Indonesia pada semester dingin 2023/2024, sedangkan publikasi terbaru lebih banyak menampilkan statistik mahasiswa internasional secara keseluruhan. Berdasarkan laporan Wissenschaft weltoffen 2025, terdapat lebih dari 402.000 mahasiswa internasional yang sedang menempuh studi di Jerman. Data tersebut memperlihatkan bahwa jumlah mahasiswa Indonesia di luar negeri yang memilih Jerman masih menjadi bagian dari komunitas internasional yang terus berkembang.
Berikut ini kampus popular di Jerman dan estimasi biaya kuliahnya ya:
| Universitas | Estimasi Biaya Kuliah Internasional 2026* |
| Ludwig Maximilian University of Munich (LMU Munich) | €0 tuition fee + semester fee sekitar €85–€150 per semester |
| Heidelberg University | €1.500 per semester (non-Uni Eropa) + semester fee sekitar €160–€180 |
| Humboldt University of Berlin | €0 tuition fee + semester fee sekitar €320–€340 per semester |
| Constructor University | €20.000 per tahun (€10.000 per semester) |
| German Business School | Sekitar €8.000–€15.000 per tahun (tergantung program) |
Berbagai keunggulan membuat Jerman tetap menjadi tujuan studi yang layak dipertimbangkan. Universitas negeri umumnya tidak membebankan tuition fee, tersedia banyak program berbahasa Inggris, serta peluang magang dengan perusahaan global sangat luas. Kombinasi kualitas akademik, riset yang kuat, dan prospek kerja setelah lulus menjadikan Jerman sebagai salah satu pilihan terbaik bagi mahasiswa Indonesia yang ingin membangun karier di tingkat internasional.
7. Kanada

Kanada terus menjadi pilihan utama bagi pelajar Indonesia yang ingin menempuh pendidikan tinggi di luar negeri. Negara ini menawarkan kualitas pendidikan yang diakui dunia, lingkungan belajar yang aman, serta masyarakat yang multikultural. Tidak hanya itu, kesempatan bekerja selama kuliah hingga setelah lulus membuat banyak calon mahasiswa tertarik menjadikan Kanada sebagai tujuan studi. Berbagai informasi mengenai data mahasiswa Indonesia yang kuliah di luar negeri juga menunjukkan bahwa Kanada termasuk negara yang semakin diminati setiap tahunnya.
Sampai saat ini, pemerintah Kanada belum merilis angka resmi terbaru yang secara khusus mencantumkan jumlah mahasiswa Indonesia. Meski begitu, data mahasiswa Indonesia yang kuliah di luar negeri dapat dilihat dari statistik mahasiswa internasional yang diterbitkan oleh Immigration, Refugees and Citizenship Canada (IRCC) dan EduCanada. Data tersebut menunjukkan lebih dari 600.000 mahasiswa internasional belajar di Kanada setiap tahun, sementara Canadian Bureau for International Education (CBIE) mencatat sekitar 691.215 pemegang study permit internasional pada akhir 2025. Perbedaan angka tersebut muncul karena metode pencatatan yang digunakan masing-masing lembaga tidak sama.
Ini ada beberapa kampus popular di Kanada serta estimasi biaya kuliahnya:
| Universitas | Estimasi Biaya Kuliah Internasional 2026–2027* |
| University of Toronto | Sekitar CAD 63.000–68.000 per tahun |
| University of British Columbia (UBC) | CAD 48.780–67.237 per tahun |
| McGill University | Sekitar CAD 30.000–69.000 per tahun |
| University Canada West (UCW) | Sekitar CAD 21.000–24.000 per tahun |
| University of Manitoba | Sekitar CAD 19.000–32.000 per tahun |
Banyaknya mahasiswa internasional yang memilih Kanada bukan tanpa alasan. Universitas-universitasnya memiliki reputasi global, pilihan jurusan sangat lengkap, serta didukung peluang memperoleh pengalaman kerja melalui Post-Graduation Work Permit (PGWP). Ditambah lagi, kualitas hidup yang tinggi dan berbagai program beasiswa membuat Kanada tetap menjadi salah satu destinasi kuliah terbaik bagi pelajar Indonesia yang ingin membangun masa depan di tingkat internasional.
Baca Juga: 7 Pilihan Negara yang Bagus untuk Melanjutkan Kuliah ke Luar Negeri
7 Pilihan Negara yang Bagus untuk Kuliah Kedokteran
Jumlah mahasiswa Indonesia di luar negeri terus menunjukkan tren yang positif dari tahun ke tahun. Semakin banyak pelajar yang berani keluar dari zona nyaman demi mendapatkan pengalaman internasional, kualitas pendidikan global, dan peluang karir yang lebih luas. Fenomena ini membuktikan bahwa generasi muda Indonesia makin siap bersaing di level dunia. Dengan perencanaan yang matang, kesempatan untuk kuliah di luar negeri bukan lagi sekadar mimpi.
Supaya prosesnya nggak ribet dan lebih terarah, kamu bisa mulai langkahmu bersama ICAN Education Consultant. Konsultan pendidikan luar negeri kami siap bantu dari awal sampai berangkat. Mulai dari konsultasi jurusan dan negara tujuan, pendaftaran universitas, pengurusan visa pelajar, beasiswa, sampai pencarian akomodasi. Bahkan ada layanan penjemputan bandara dan pre-departure briefing biar kamu makin siap sebelum terbang.
ICAN Education juga punya 14 kantor cabang di berbagai kota seperti Jakarta, Tangerang, Bekasi, Yogyakarta, Surabaya, Medan, hingga Balikpapan. Tim konsultan yang profesional dan berpengalaman akan mendengarkan kebutuhanmu, menganalisis pilihan terbaik, lalu memberi rekomendasi yang sesuai target studi. Kerja samanya pun luas dengan universitas di Singapura, Malaysia, Australia, Amerika Serikat, Kanada, Inggris, New Zealand, dan banyak negara lainnya. Yuk, konsultasi gratis sekarang dan wujudkan rencana kuliah luar negerimu bareng ICAN!



