Negara yang bagus untuk kuliah sambil kerja biasanya punya aturan yang mendukung mahasiswa internasional untuk tetap produktif tanpa mengganggu studi. Umumnya, negara-negara ini memberikan izin kerja paruh waktu hingga 20 jam per minggu selama masa kuliah, dengan peluang kerja cukup luas di berbagai sektor. Selain itu, gaji yang ditawarkan juga relatif tinggi sehingga bisa membantu menutup biaya hidup sehari-hari. Kualitas pendidikan di negara-negara ini juga diakui global.
Beberapa negara yang cocok untuk kuliah sambil kerja antara lain Australia, Jerman, Kanada, Belanda, dan Selandia Baru. Negara-negara ini dikenal memiliki sistem pendidikan berkualitas tinggi serta kebijakan kerja fleksibel. Kamu bisa mendapatkan pengalaman kerja internasional, memperluas jaringan, hingga meningkatkan skill profesional yang relevan dengan karier masa depan. Supaya kamu nggak salah pilih, yuk simak beberapa negara terbaik untuk kuliah sambil kerja!
Topik Pembahasan
1. Australia

Australia jadi salah satu negara yang cocok untuk kuliah. Negara ini menawarkan peluang kerja paruh waktu luas banget, khususnya di sektor jasa dan perhotelan. Australia juga dikenal punya standar gaji yang tinggi, bahkan untuk pekerjaan part-time sekalipun. Buat mahasiswa internasional, aturan kerjanya juga cukup fleksibel: kamu bisa kerja hingga 48 jam per dua minggu selama masa kuliah dan full-time saat liburan.
Nah, biar nggak penasaran, berikut berbagai pilihan kerja part-time yang bisa kamu lakukan di Australia.
| Jenis Pekerjaan | Estimasi Gaji (AUD/jam) | Konversi ke Rupiah (IDR/jam) |
| Retail Assistant / Kasir | 20–23 | 248.000 – 285.200 |
| Barista / Pelayan Kafe | 21–25 | 260.400 – 310.000 |
| Delivery Driver | 22–28 | 272.800 – 347.200 |
| Warehouse Worker | 20–25 | 248.000 – 310.000 |
| Customer Service | 21–26 | 260.400 – 322.400 |
Catatan: Kurs 1 AUD = Rp12.400 (April 2026)
Beberapa universitas terbaik yang bisa kamu jadikan pilihan utama antara lain University of Sydney, University of Queensland (UQ), dan University of Adelaide. Kamu juga bisa memilih kuliah di University of Technology Sydney (UTS) atau Monash University. Banyak dari kampus ini masuk dalam Group of Eight, yaitu kelompok universitas elite dengan standar pendidikan dan riset kelas dunia.
2. Jerman

Jerman jadi negara yang bagus untuk kerja di luar negeri, karena kombinasi biaya kuliah sangat rendah, bahkan gratis di banyak universitas negeri. Jerman menawarkan peluang kerja part-time cukup besar, terutama di kota-kota pelajar seperti Munich, Berlin, atau Heidelberg. Mahasiswa internasional diizinkan bekerja hingga 20 jam per minggu atau maksimal 120 hari dalam setahun.
Nah, biar makin jelas peluangnya, simak dulu jenis pekerjaan part-time yang bisa kamu ambil di Jerman berikut ini.
| Jenis Pekerjaan | Estimasi Gaji (EUR/jam) | Konversi ke Rupiah (IDR/jam) |
| Tutor Privat / Language Tutor | 15–20 | 302.550 – 403.400 |
| IT Support / Software Developer | 18–25 | 363.060 – 504.250 |
| Research Assistant | 15–20 | 302.550 – 403.400 |
| Barista / Pelayan Kafe | 13.9–15 | 280.363 – 302.550 |
| Retail Sales Assistant | 13.9–14 | 280.363 – 282.380 |
Catatan: Kurs 1 EUR = Rp20.170 (April 2026)
Kalau soal kualitas pendidikan, Jerman juga punya banyak universitas kelas dunia yang bisa kamu jadikan pilihan utama. Beberapa diantaranya seperti Technical University of Munich (TUM), Ludwig Maximilian University of Munich (LMU Munich), dan Heidelberg University. Selain itu, ada juga institusi seperti German Business School dan IUBH School of Business and Management yang fokus pada bidang bisnis dan manajemen dengan pendekatan praktis.
3. Kanada

Kanada jadi salah satu destinasi favorit buat kamu yang ingin kuliah sambil kerja karena kebijakan imigrasinya yang ramah mahasiswa internasional. Dengan study permit, kamu bisa bekerja paruh waktu selama masa studi bahkan lebih dari 20 jam per minggu, dan hingga 40 jam per minggu saat liburan. Selain itu, Kanada juga menawarkan Post-Graduation Work Permit (PGWP) yang memungkinkan kamu tetap bekerja setelah lulus, membuka peluang untuk menetap secara permanen.
Nah, biar makin jelas, berikut beberapa jenis pekerjaan part-time yang bisa kamu coba selama kuliah di Kanada.
| Jenis Pekerjaan | Estimasi Gaji (CAD/jam) | Konversi ke Rupiah (IDR/jam) |
| Teaching Assistant / Tutor | 20–25 | 252.000 – 315.000 |
| Rideshare / Delivery Driver | 15–25+ | 189.000 – 315.000+ |
| Snow Removal / Landscaping | 15–25 | 189.000 – 315.000 |
| Barista / Cafe Staff | 15–18 | 189.000 – 226.800 |
| Sales Assistant / Retail | 15–18 | 189.000 – 226.800 |
| Server / Waiter | 15–17 | 189.000 – 214.200 |
Catatan: Kurs 1 CAD = Rp12.600 (April 2026)
Kalau kamu juga mempertimbangkan kualitas kampus, Kanada punya banyak institusi top yang bisa jadi pilihan utama. Beberapa di antaranya seperti York University, University of Manitoba, serta Lakehead University. Ada juga Vancouver Film School yang diakui secara global di bidang film, animasi, dan game, serta Trinity Western University dengan kualitas pengajaran tinggi.
4. Belanda

Belanda jadi salah satu pilihan menarik buat kamu yang ingin kuliah sambil kerja karena menawarkan jam kerja part-time fleksibel dengan gaji relatif tinggi. Mahasiswa internasional dengan izin kerja bisa bekerja hingga 10 jam per minggu selama masa kuliah atau full-time saat musim panas. Kalau kamu menjalani magang sebagai bagian dari program studi, biasanya kamu tidak perlu izin kerja tambahan.
Nah, biar kamu makin paham dengan peluang kerjanya, simak dulu berbagai jenis pekerjaan part-time yang bisa kamu ambil di Belanda berikut ini.
| Jenis Pekerjaan | Estimasi Gaji (EUR/jam) | Konversi ke Rupiah (IDR/jam) |
| Private Tutor / Language Teacher | 15–25 | 302.550 – 504.250 |
| IT Support / Software Developer | 15–20 | 302.550 – 403.400 |
| Freelance Writer / Content Creator | 12–18 | 242.040 – 363.060 |
| Delivery Driver | 10–15 | 201.700 – 302.550 |
| Customer Service | 10–14 | 201.700 – 282.380 |
Catatan: Kurs 1 EUR = Rp20.170 (April 2026)
Belanda juga punya banyak institusi berkualitas tinggi yang bisa kamu jadikan pilihan utama. University of Amsterdam (UvA) dikenal sebagai salah satu universitas terbaik di Eropa dengan reputasi global yang kuat di berbagai bidang. Selain itu, ada juga University of Twente, Wittenborg University of Applied Sciences, dan Cambridge Education Group (CEG). Kamu juga bisa kuliah di Holland International Study Centre sebagai alternatif.
5. New Zealand

Negara ini jadi pilihan ideal buat kamu yang ingin kuliah sambil kerja dengan suasana yang lebih tenang, aman, dan nyaman. New Zealand menawarkan keseimbangan antara kualitas hidup dan peluang kerja yang cukup luas untuk mahasiswa internasional. Selama masa studi, kamu bisa bekerja hingga 25 jam per minggu dan full-time saat liburan seperti Natal, Tahun Baru, atau jeda semester.
Nah, berikut beberapa pekerjaan part-time yang bisa kamu coba selama kuliah di New Zealand.
| Jenis Pekerjaan | Estimasi Gaji (NZD/jam) | Konversi ke Rupiah (IDR/jam) |
| Barista / Pelayan Kafe | 23.5–25 | 239.700 – 255.000 |
| Retail Sales / Kasir | 23.5–24 | 239.700 – 244.800 |
| Bartender | 23.5–28 | 239.700 – 285.600 |
| Tutor Privat / Academic Support | 25–30 | 255.000 – 306.000 |
| Customer Service | 23.5–25 | 239.700 – 255.000 |
Catatan: Kurs 1 NZD = Rp10.200 (April 2026)
Untuk pilihan kampus, New Zealand punya banyak universitas top dengan reputasi global yang kuat. The University of Auckland, University of Otago, dan University of Canterbury wajib ada dalam daftar pilihan kamu. Victoria University of Wellington dan Massey University juga nggak kalah menarik untuk jadi pilihan.

6. Inggris

Inggris jadi salah satu destinasi populer buat kamu yang ingin kuliah sambil kerja, karena peluang kerja part-time di London, Manchester, atau Birmingham. Mahasiswa internasional diperbolehkan bekerja maksimal 20 jam per minggu selama masa kuliah, dengan syarat sudah menjalani studi lebih dari 6 bulan. Gaji part-time di UK juga cukup menarik, rata-rata sekitar GBP 12 per jam untuk shift pagi dan sekitar GBP 10 per jam untuk shift malam.
Berikut beberapa jenis pekerjaan part-time yang bisa kamu coba selama kuliah di Inggris.
| Jenis Pekerjaan | Estimasi Gaji (GBP/jam) | Konversi ke Rupiah (IDR/jam) |
| Barista / Pelayan Kafe | 12.21–15 | 284.493 – 349.500 |
| Retail Sales / Kasir | 12.21–14 | 284.493 – 326.200 |
| Tutor / Teaching Assistant | 15–25 | 349.500 – 582.500 |
| Customer Service | 12.21–14 | 284.493 – 326.200 |
| Library Assistant | 13.45–17 | 313.385 – 396.100 |
Catatan: Kurs 1 GBP = Rp23.300 (April 2026)
Inggris punya banyak universitas top dunia yang bisa kamu jadikan pilihan utama. The University of Nottingham, University of Southampton, dan University of York bisa menjadi opsi utama. Selain itu, ada juga Heriot-Watt University yang terkenal dengan koneksi industrinya serta Royal Holloway atau University of London yang unggul di bidang seni, humaniora, dan teknologi kreatif.
7. Amerika Serikat

Dengan visa F1, mahasiswa internasional diperbolehkan bekerja di dalam kampus (on-campus) hingga 20 jam per minggu selama semester berjalan dan full-time saat liburan. Untuk kerja di luar kampus, kamu harus melalui program khusus seperti CPT (Curricular Practical Training) atau OPT (Optional Practical Training) yang biasanya berkaitan langsung dengan bidang studi kamu.
Nah, berikut ini beberapa contoh pekerjaan part-time yang bisa kamu lakukan selama kuliah di Amerika Serikat.
| Jenis Pekerjaan | Estimasi Gaji (USD/jam) | Konversi ke Rupiah (IDR/jam) |
| Campus Ambassador | 10.94 | 188.168 |
| Barista | 11.59 | 199.348 |
| Teaching Assistant | 11.85 | 203.820 |
| Library Assistant | 13.24 | 227.728 |
| Receptionist | 13.31 | 228.932 |
| Peer Tutor | 21.31 | 366.532 |
| Tour Guide | 25.72 | 442.384 |
| Campus Tech Support | 19.72 | 339.184 |
| Bookstore Assistant | 15 | 258.000 |
| Sales Assistant | 20 | 344.000 |
Catatan: Kurs 1 USD = Rp17.200 (April 2026)
Untuk pilihan kampus, Amerika Serikat punya sangat banyak universitas dan institusi berkualitas yang bisa kamu pilih sesuai minat dan budget. Northeastern University terkenal dengan program co-op (magang terintegrasi). Pilihan lainnya adalah University of Arizona, University of Utah, San Francisco State University, dan University of Illinois at Chicago.
8. Swiss

Swiss dikenal sebagai negara yang paling bagus untuk kerja, terutama di bidang hospitality dan business. Mahasiswa internasional (non-EU/EFTA) diizinkan bekerja paruh waktu hingga 15 jam per minggu selama masa studi dan full-time saat liburan. Aturan bisa mulai bekerja adalah setelah 6 bulan pertama.
Nah, berikut gambaran potensi penghasilan di Swiss untuk mahasiswa internasional:
| Jenis Profesi | Estimasi Gaji (CHF/tahun) | Konversi ke Rupiah (IDR/tahun) |
| Pharmaceutical Professional | 95,000 | 2.099.500.000 |
| Manufacturing Engineer | 93,000 | 2.055.300.000 |
| Mechanical Engineer | 87,000 | 1.922.700.000 |
| Marketing Manager | 86,000 | 1.900.600.000 |
Catatan: Kurs 1 CHF = Rp22.100 (April 2026)
Untuk pilihan kampus, Swiss punya kombinasi universitas riset kelas dunia dan sekolah spesialis hospitality terbaik global. ETH Zurich dan EPFL menjadi dua institusi top dunia di bidang teknik, sains, dan teknologi. Sementara itu, University of Zurich dikenal unggul dalam bidang kedokteran, ekonomi, dan riset ilmiah. Untuk kamu yang tertarik di industri hospitality, Glion Institute of Higher Education dan Les Roches Global Hospitality Management adalah pilihan elit.
9. Jepang

Jepang jadi salah satu destinasi favorit buat kamu yang ingin kuliah sambil kerja sambil merasakan langsung budaya kerja yang disiplin dan profesional. Sistem kerja paruh waktu di Jepang dikenal dengan istilah arubaito, di mana mahasiswa internasional bisa bekerja hingga 28 jam per minggu selama semester dan full-time saat liburan.
Nah, berikut ini gambaran beberapa pekerjaan part-time yang bisa kamu coba selama kuliah di Jepang.
| Jenis Pekerjaan | Estimasi Gaji (JPY/jam) | Konversi ke Rupiah (IDR/jam) |
| English Tutor | 3,500 | 378.000 |
| Retail Assistant | 2,000 | 216.000 |
| Hotel Staff | 1,800 | 194.400 |
| Convenience Store Staff | 1,200 | 129.600 |
| Restaurant / Cafe Staff | 1,100 | 118.800 |
Catatan: Kurs 1 JPY = Rp108 (April 2026)
Untuk pilihan kampus, Jepang juga punya banyak institusi top dengan reputasi global. The University of Tokyo (Todai) dan Kyoto University menjadi pilihan populer di kalangan mahasiswa internasional. Ada juga institusi seperti ISI Japanese Language School, Kyoto University of Advanced Science, dan Yamanashi Gakuin University (ICLA) yang menawarkan program internasional.
10. Norwegia

Norwegia jadi salah satu pilihan menarik buat kamu yang ingin kuliah sambil kerja, terutama karena banyak universitas negeri yang menawarkan biaya kuliah gratis. Meskipun biaya hidup di negara ini tergolong tinggi, peluang kerja part-time cukup umum di kalangan mahasiswa internasional. Mahasiswa asing di Norwegia diizinkan bekerja paruh waktu selama masa studi, sekaligus membuka peluang untuk menetap setelah lulus.
Nah, berikut ini beberapa contoh pekerjaan part-time yang bisa kamu coba selama kuliah di Norwegia.
| Jenis Pekerjaan | Estimasi Gaji (NOK/jam) | Konversi ke Rupiah (IDR/jam) |
| Customer Service Agent | 100 | 185.000 |
| Waiter / Waitress | 323 | 597.550 |
| Cleaning Staff | 198 | 366.300 |
| Assistant | 175 | 323.750 |
| Sales Advisor | 426 | 788.100 |
| Receptionist | 130 | 240.500 |
Catatan: Kurs 1 NOK = Rp1.850 (April 2026)
Untuk pilihan kampus, Norwegia memiliki beberapa universitas dengan reputasi global cukup kuat. University of Oslo menjadi yang terbaik di negara ini dengan peringkat dunia, diikuti oleh University of Bergen yang unggul dalam riset lingkungan dan kelautan. Norwegian University of Science and Technology (NTNU), UiT The Arctic University of Norway, dan BI Norwegian Business School juga jadi pilihan populer.
Baca Juga: Mau Kuliah Sambil Kerja di Australia? Yuk Cek Informasi Terbaru di Sini!
7 Kunci Sukses untuk Kuliah Sambil Kerja di Singapura
Negara yang bagus untuk kuliah sambil kerja biasanya menawarkan kombinasi ideal antara izin kerja part-time fleksibel, peluang kerja, gaji kompetitif, dan kualitas pendidikan. Australia, Jerman, Kanada, Belanda, dan New Zealand menawarkan keunggulan masing-masing. Inggris, Amerika Serikat, Swiss, Jepang, dan Norwegia juga jadi incaran karena jaringan global dan pengalaman kerja internasionalnya.
Kalau kamu serius ingin kuliah sambil kerja di luar negeri, sekarang saatnya ambil langkah yang tepat. ICAN Education siap bantu kamu mulai dari konsultasi gratis untuk memilih negara terbaik, rekomendasi jurusan populer, hingga panduan lengkap syarat masuk dan proses pendaftaran. Kamu juga bisa dapat insight soal peluang kerja part-time, visa, sampai strategi biar peluang diterima makin besar. Yuk, wujudkan rencana kuliah luar negeri kamu bareng ICAN Education sekarang!



