Kalau kamu tertarik mempelajari laut lebih dalam, banyak universitas yang ada jurusan oseanografi dengan kualitas pendidikan kelas dunia. Bidang ini mempelajari laut, mulai dari dinamika fisik samudra, kandungan kimia air laut, hingga geologi bawah laut yang berhubungan dengan perubahan bumi dan iklim. Selain belajar teori di kelas, mahasiswa biasanya juga ikut penelitian lapangan, praktik di laboratorium, sampai eksplorasi laut secara langsung.
Beberapa kampus top yang sering jadi incaran mahasiswa internasional adalah University of Southampton di Inggris, University of New South Wales (UNSW) di Australia, dan University of Miami di Amerika Serikat karena punya fasilitas riset modern serta akses langsung ke proyek penelitian kelautan internasional. Nah, biar kamu nggak penasaran, yuk simak apa saja rekomendasi kampus yang menawarkan jurusan oseanografi di luar negeri!
Topik Pembahasan
- 1. ETH Zurich, Swiss
- 2. University of Oxford, UK
- 3. University of Cambridge, UK
- 4. Australian National University (ANU), Australia
- 5. University of New South Wales (UNSW), Australia
- 6. University of Southampton, UK
- 7. Curtin University, Australia
- 8. Colorado State University, US
- 9. University of Miami, US
- 10. The University of Western Australia (UWA), Australia
1. ETH Zurich, Swiss

ETH Zurich menjadi salah satu universitas dengan jurusan oseanografi terbaik di dunia. Kampus ini menempati peringkat #1 QS World University Rankings by Subject 2026 untuk kategori Earth & Marine Sciences. Walaupun ETH Zurich tidak memiliki program studi yang secara langsung bernama “Oceanography”, pembelajaran dan riset sangat erat dengan ilmu oseanografi modern. Berikut beberapa jurusan di ETH Zurich yang berkaitan dengan oseanografi:
- Master in Atmospheric and Climate Science (MSc): Mempelajari ocean-atmosphere interactions, climate dynamics, dan siklus air global melalui Institute for Atmospheric and Climate Science (IAC).
- Master in Earth Sciences (MSc): Menawarkan fokus earth system yang membahas sejarah iklim bumi, dinamika samudra, serta interaksi laut dengan lapisan es dan biosfer.
- Master in Environmental Sciences (MSc): Memiliki major Atmosphere and Climate yang mengintegrasikan physical and chemical oceanography.
Mahasiswa internasional non-Swiss dengan ijazah masuk universitas dari luar Swiss masuk dalam Group 2 dengan tuition fee sebesar CHF 2.190 per semester. Jika dikonversikan menggunakan kurs Mei 2026, yaitu 1 CHF = Rp22.800, maka biaya kuliahnya setara sekitar Rp49,9 juta per semester.
2. University of Oxford, UK

University of Oxford menempati peringkat #2 QS World University Rankings by Subject 2026 untuk kategori Earth & Marine Sciences. Walaupun Oxford tidak menawarkan jurusan bernama “Oceanography”, universitas menyediakan jalur studi dan riset seputar ilmu kelautan, atmosfer, dan sistem bumi. Berikut beberapa contoh jurusan yang berhubungan dengan oseanografi di University of Oxford:
| Jurusan | Estimasi Biaya (GBP) | Estimasi Biaya (Rp) |
| DPhil in Atmospheric, Oceanic and Planetary Physics (AOPP) | GBP 79,215 | Sekitar Rp1,9 miliar |
| DPhil in Earth Sciences | GBP 79,215 | Sekitar Rp1,9 miliar |
| Earth Sciences (Geology) (MEarthSci) | GBP 59,260 | Sekitar Rp1,4 miliar |
Catatan: Perhitungan menggunakan kurs Mei 2026, yaitu 1 GBP = Rp24.100.
Dalam bidang riset, University of Oxford memiliki beberapa kelompok penelitian oseanografi terkemuka yang mendukung perkembangan ilmu kelautan global. Physical Oceanography Group berfokus pada penelitian sirkulasi samudra, eddies, oseanografi kutub, dan pengaruhnya terhadap sistem iklim dunia. Biological Oceanography Group meneliti marine phytoplankton serta bagaimana organisme laut tersebut merespons perubahan lingkungan dan ekologi.
3. University of Cambridge, UK

University of Cambridge menempati peringkat #3 QS World University Rankings by Subject 2026 untuk kategori Earth & Marine Sciences. Walaupun Cambridge tidak menawarkan jurusan khusus bernama “Oceanography”, kamu tetap bisa mempelajari ilmu kelautan melalui program Natural Sciences Tripos (NST) dengan spesialisasi Earth Sciences. Berikut informasi jurusan Earth Science mencakup pembelajaran oseanografi dan biaya kuliahnya:
| Jurusan | Estimasi Biaya (GBP) | Estimasi Biaya (Rp) |
| MPhil in Earth Sciences | GBP 56,083 | Sekitar Rp1,35 miliar |
| PhD in Earth Sciences | GBP 56,083 | Sekitar Rp1,35 miliar |
Catatan: Perhitungan estimasi menggunakan kurs Mei 2026, yaitu 1 GBP = Rp24.100.
Mahasiswa postgraduate berkesempatan terlibat proyek ilmiah mengenai pemodelan laut hingga perubahan biogeokimia laut mempengaruhi iklim global. Dukungan Cambridge Earth Systems Science DTP dan kolaborasi dengan British Antarctic Survey juga membuat riset laut dan perubahan iklim dari universitas ini menjadi salah satu yang paling berpengaruh di dunia.
4. Australian National University (ANU), Australia

Australian National University (ANU) menempati peringkat #20 QS World University Rankings by Subject 2026 untuk kategori Earth & Marine Sciences. ANU juga dikenal sebagai universitas peringkat #1 di Australia untuk bidang Earth and Marine Sciences. Walaupun ANU tidak menawarkan jurusan oceanography, mahasiswa tetap dapat mempelajari ilmu kelautan melalui Marine Science Major dan Earth Science Major. Berikut informasi jurusan dan biaya kuliahnya:
| Jurusan | Estimasi Biaya (AUD) | Estimasi Biaya (Rp) |
| Bachelor of Science (Marine Science Major / Earth Science Major) | AUD 56,120 per tahun | Sekitar Rp718,3 juta per tahun |
| Master of Science in Earth Sciences | AUD 56,120 per tahun | Sekitar Rp718,3 juta per tahun |
| Doctor of Philosophy (PhD), Earth Sciences | AUD 56,120 per tahun | Sekitar Rp718,3 juta per tahun |
Program Earth Sciences di ANU terkenal dengan pendekatan riset yang inovatif dan berbasis penelitian kelas dunia. Mahasiswa akan mempelajari berbagai sistem dan proses yang membentuk bumi, termasuk aspek yang berkaitan dengan laut dan lingkungan global.
5. University of New South Wales (UNSW), Australia

University of New South Wales (UNSW) menempati peringkat #37 QS World University Rankings by Subject 2026 pada kategori Earth & Marine Sciences. Kampus ini dikenal kuat dalam pengembangan ilmu oseanografi fisik dan riset Blue Economy yang berhubungan dengan pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan. Buat kamu yang tertarik mendalami bidang oseanografi modern, berikut beberapa jurusan terkait yang tersedia di UNSW.
| Jurusan | Estimasi Biaya (AUD) | Estimasi Biaya (Rp) |
| Graduate Diploma in Physical Oceanography | AUD 60,000 | Sekitar Rp768 juta |
| Master of Physical Oceanography | AUD 60,000 | Sekitar Rp768 juta |
| Doctor of Philosophy (PhD) – Oceanography | AUD 1,285 per credit | Sekitar Rp16,4 juta per credit |
Catatan: Perhitungan estimasi menggunakan kurs Mei 2026, yaitu 1 AUD = Rp12.800.
Melalui program-programnya, mahasiswa akan mempelajari proses fisik lautan, environmental data statistics, ocean modelling, hingga teknologi kelautan modern. Beberapa program dikembangkan bersama Royal Australian Navy sehingga materi pembelajarannya sangat aplikatif dan sesuai dengan dunia kerja.

Baca juga: Ada Jurusan Perikanan Di Luar Negeri, Apa Yang Dipelajari?
6. University of Southampton, UK

University of Southampton menjadi salah satu universitas terbaik dunia untuk bidang oseanografi dan ilmu kelautan. Universitas ini menempati peringkat #38 QS World University Rankings by Subject 2026 untuk kategori Earth & Marine Sciences. Kampusnya menjadi salah satu pusat studi kelautan terbesar di Eropa dengan fasilitas riset modern dan koneksi langsung ke National Oceanography Centre Southampton (NOCS). Berikut jurusan yang tersedia dan estimasi biayanya:
| Jurusan | Estimasi Biaya (GBP) | Estimasi Biaya (Rp) |
| Oceanography (BSc) | GBP 30,300 | Sekitar Rp730 juta |
| Oceanography (MSc) | GBP 31,200 | Sekitar Rp751,9 juta |
| Oceanography (MSci) | GBP 30,300 | Sekitar Rp730 juta |
Catatan: Perhitungan estimasi menggunakan kurs Mei 2026, yaitu 1 GBP = Rp24.100.
Program Oceanography di University of Southampton memiliki fokus pembelajaran dan riset yang sangat kuat dalam bidang kelautan modern. Mahasiswa akan mengembangkan pemahaman mendalam tentang sistem laut, mulai dari wilayah pesisir hingga laut dalam yang masih jarang dieksplorasi.
7. Curtin University, Australia

Curtin University menempati peringkat #41 QS World University Rankings by Subject 2026 pada kategori Earth & Marine Sciences. Kampus ini menawarkan pembelajaran berfokus marine biology, marine ecology, oceanographic sciences, hingga resource management sesuai tantangan lingkungan laut modern.
Fokus pembelajaran dan riset di Curtin University sangat kuat pada pengembangan ilmu kelautan berkelanjutan dan penelitian lingkungan pesisir. Mahasiswa akan mengembangkan riset kelautan dan bekerja bersama organisasi marine management, termasuk Curtin’s Centre for Marine Science and Technology. Buat kamu yang tertarik dengan riset dan keberlanjutan lingkungan laut, berikut beberapa program terkait yang tersedia di Curtin University.
| Jurusan | Estimasi Biaya (AUD) | Estimasi Biaya (Rp) |
| Bachelor of Science (Major in Marine) | AUD 44,222 per tahun | Sekitar Rp566 juta per tahun |
| Marine Science (Advanced), Bachelor | AUD 44,222 per tahun | Sekitar Rp566 juta per tahun |
| Master of Philosophy (Environmental Science) | AUD 79,800 total program | Sekitar Rp1,02 miliar total program |
Catatan: Perhitungan estimasi menggunakan kurs Mei 2026, yaitu 1 AUD = Rp12.800.
Program Marine Science (Advanced) juga dirancang khusus untuk mahasiswa berprestasi yang tertarik mendalami riset, leadership, dan entrepreneurship di bidang kelautan. Selain itu, program Master by Research memberikan kesempatan untuk mengembangkan pengetahuan spesialis melalui penelitian independen dan penyusunan tesis dalam bidang lingkungan dan marine science.
8. Colorado State University, US

Colorado State University menjadi salah satu universitas terbaik dunia dalam bidang yang berkaitan dengan oseanografi. Universitas ini menempati peringkat #49 QS World University Rankings by Subject 2026 untuk kategori Earth & Marine Sciences. Melalui program Geosciences: Earth, Ocean, and Climate Emphasis, mahasiswa akan mempelajari hubungan antara bumi, lautan, atmosfer, dan perubahan iklim menggunakan pendekatan interdisipliner.
Walaupun program ini tidak secara langsung menggunakan nama “Oceanography”, fokus pembelajarannya adalah oseanografi, climate science, dan dinamika sistem bumi modern. Berikut informasi nama jurusan dan biaya kuliah program tersebut:
| Jurusan | Estimasi Biaya (USD) | Estimasi Biaya (Rp) |
| Geosciences: Earth, Ocean, and Climate Emphasis (Bachelor of Science) | USD 44,400 per tahun | Sekitar Rp794,7 juta per tahun |
Catatan: Estimasi rupiah menggunakan asumsi kurs sekitar Rp16.250 per USD pada Mei 2026.
Kamu akan mempelajari hubungan antara laut, atmosfer, dan perubahan iklim dari masa lalu hingga masa depan. Lulusan program ini memiliki peluang karier di bidang environmental geology, oceanography, climate science, paleoecology, hingga scientific research terkait perubahan lingkungan global.
9. University of Miami, US

University of Miami menempati peringkat 101–150 QS World University Rankings by Subject 2026 untuk kategori Earth & Marine Sciences. Melalui Rosenstiel School, universitas ini menawarkan Bachelor of Science in Marine and Atmospheric Science (BSMAS) dengan major Oceanography. Program ini ideal untuk mahasiswa yang ingin melanjutkan studi graduate, masuk professional school, atau berkarier di industri teknis dan pemerintahan. Berikut informasi lebih lengkap terkait jurusan tersebut:
| Jurusan | Estimasi Biaya (USD) | Estimasi Biaya (Rp) |
| Bachelor of Science in Marine and Atmospheric Science (Major in Oceanography) | USD 98,118 | Sekitar Rp1,76 miliar |
Catatan: Estimasi rupiah menggunakan kurs Mei 2026, yaitu 1 USD = Rp17.900.
Program ini memberikan pemahaman tentang physical, chemical, biological, dan geological oceanography, termasuk ocean-atmosphere interactions yang berkaitan dengan cuaca dan iklim. Mahasiswa juga dapat memperdalam spesialisasi tertentu dalam ilmu kelautan sekaligus mengambil major tambahan seperti chemistry, biology, physics, hingga computer science untuk memperkuat kompetensi akademik.
10. The University of Western Australia (UWA), Australia

The University of Western Australia (UWA) menempati peringkat #51–100 QS World University Rankings by Subject 2026 untuk kategori Earth & Marine Sciences. Selain itu, UWA juga meraih peringkat 3rd in Australia dan #29 dunia untuk bidang Oceanography berdasarkan GRAS 2025, serta peringkat #1 di Australia dan #24 dunia untuk Marine/Ocean Engineering.
Reputasi global membuat UWA menjadi pilihan menarik bagi mahasiswa yang ingin mendalami ilmu laut, sistem bumi, hingga teknik kelautan modern. Berikut adalah informasi jurusan oseanografi lengkap dengan estimasi biayanya di UWA:
| Jurusan | Estimasi Biaya (AUD) | Estimasi Biaya (Rp) |
| Bachelor of Marine Science and Master of Oceanography | AUD 52,100 per tahun | Sekitar Rp666,9 juta per tahun |
| Bachelor of Earth Sciences and Master of Oceanography | AUD 52,100 per tahun | Sekitar Rp666,9 juta per tahun |
Catatan: Estimasi rupiah menggunakan kurs Mei 2026, yaitu 1 AUD = Rp12.800.
Pada Bachelor of Marine Science and Master of Oceanography, mahasiswa akan mempelajari interaksi antara aspek fisik dan biologis lingkungan laut. Selanjutnya, kamu akan mendalami proses kimia, geologi, dan biologi di kawasan pesisir maupun laut dalam. Program Bachelor of Earth Sciences and Master of Oceanography berfokus pada pemahaman sistem bumi, termasuk hubungan antara bumi padat, atmosfer, dan lautan.
Baca Juga: 10 Daftar Jurusan yang Jarang Peminatnya Namun Peluang Kerjanya Masih Besar!
Kalau kamu tertarik mendalami ilmu kelautan, sekarang ada banyak universitas yang ada jurusan oseanografi dengan kualitas pendidikan kelas dunia. Mulai dari ETH Zurich, University of Oxford, University of Cambridge, hingga University of Southampton menawarkan pembelajaran ocean-atmosphere interaction, sampai eksplorasi laut dalam menggunakan teknologi modern.
UNSW, ANU, Curtin University, University of Miami, Colorado State University, dan The University of Western Australia juga jadi pilihan alternatif. Kampus-kampus ini menawarkan program unggulan di bidang marine science, oceanography, dan earth sciences yang mendukung riset internasional. Beberapa universitas tidak secara langsung menggunakan nama “Oceanography”, namun fokus pembelajaran dan penelitiannya tetap sangat erat dengan ilmu oseanografi modern.
Kalau kamu bingung jurusan oseanografi ada di kampus mana saja dan mana yang paling cocok, ICAN Education siap bantu! Kamu bisa memanfaatkan layanan konsultasi gratis untuk cari informasi seputar rekomendasi universitas sampai syarat masuk dan proses pendaftarannya secara lengkap. Tim konsultan ICAN Education juga siap membantu kamu mempersiapkan studi luar negeri mulai dari pemilihan kampus hingga pengurusan aplikasi. Yuk, manfaatkan konsultasi gratis bareng ICAN Education biar kamu bisa kuliah ke luar negeri lebih mudah!



