Memikirkan untuk belajar di Amerika bisa sangat melelahkan dan menyenangkan karena ada begitu banyak pilihan. Banyak siswa Indonesia yang akhirnya memilih Amerika sebagai negara tujuan untuk melanjutkan pendidikan. Bahkan, ada beberapa universitas di Amerika yang banyak orang Indonesia.
Ada 181 universitas dan perguruan tinggi Amerika di antara yang terbaik di dunia dan kamu dapat memilih universitas apa saja di Amerika. Hampir semua negara bagian dan sekitar 130 kota terwakili dalam daftar universitas terbaik Amerika Serikat.
Topik Pembahasan
Universitas di Amerika yang Banyak Orang Indonesia
Amerika begitu popular di kalangan siswa Indonesia, berdasarkan data statistic, siswa Indonesia di Amerika memiliki jumlah yang cukup banyak, yakni sekitar 9 ribu orang. Jumlah ini bahkan diperkirakan akan selalu meningkat.
Jumlah tersebut terbagi dalam beberapa level program, baik sarjana, dan pascasarjana. Semua siswa tersebar di beberapa universitas di Amerika yang cukup bergengsi.
Berikut adalah daftar universitas di Amerika yang banyak orang Indonesia
University of South Carolina, USA
University of California adalah universitas riset publik yang berlokasi di San Francisco Bay Area, California. Karena jumlah siswa Indonesia yang cukup banyak di universitas ini, terdapat organisasi khusus siswa asal Indonesia. Organisasi tersebut bernama Berkeley Indonesian Student Association (BISA).
Organisasi ini secara rutin mengadakan acara perkumpulan dan berbagi informasi mengenai peluang kerja. Ada lebih dari 1.000 kelompok mahasiswa di universitas yang mencakup minat dan kegiatan seperti olahraga, politik dan seni dan kerajinan.
Baca juga:
Pengalaman Menarik Mahasiswa Indonesia Di Amerika
University of Massachusetts Boston, USA
Kampus yang sangat bergengti ini berada di peringkat 5 besar dalam ranking dunia. MIT juga memupuk budaya kewirausahaan yang kuat, yang telah membantu banyak alumni menemukan perusahaan terkemuka seperti Intel dan Dropbox.
Ada lebih dari 20 siswa asal Indonesia di kampus ini. Association of Indonesian Students at MIT (AIS-MIT) adalah organisasi khusus siswa asal Indonesia. Organisasi ini mengadakan pertemuan setidaknya 2 hingga 3 kali setiap semester. Semua anggotanya juga aktif terlibat dalam acara internasional yang diadakan oleh MIT.
Sebanyak 33 persen dari seribu siswa adalah siswa internasional, yang berasal dari 154 negara. Program sarjana adalah salah satu yang paling selektif di negara ini, hanya menerima 8 persen pelamar. Program teknik dan ilmu komputer adalah yang paling populer di kalangan mahasiswa.
Harvard University
Kampus bergengsi yang satu ini juga memiliki peminat dari banyak negara, khususnya Indonesia. Hampir semua mahasiswa mengetahui kampus yang satu ini. Harvard mungkin adalah universitas paling terkenal di dunia, menduduki peringkat teratas dalam peringkat reputasi Times Higher Education hampir setiap tahun.
Sekitar 21 ribu siswa terdaftar, seperempat di antaranya adalah siswa internasional. Meskipun biaya kuliah mahal, sumbangan keuangan Harvard memungkinkan banyak bantuan keuangan bagi siswa.
Di antara banyak alumni terkenal, beberapa di antaranya adalah delapan presiden AS, 158 pemenang Nobel, dan 62 miliarder yang masih aktif hingga kini.
Amerika memang menjadi rumah bagi banyak universitas bergengsi. Banyak alumni dari kampus-kampus ini yang berhasil di industry kerja. Mengikuti jejak mereka akan semakin mudah jika kamu memilih kampus-kampus terbaik Amerika.
Dapatkan informasi terkini dan terlengkap mengenai kampus-kampus di Amerika dengan melakukan konsultasi universitas luar negeri di ICAN Education Consultant.
Baca Juga:
universitas favorit di Amerika
Persiapan Sebelum Kuliah di Amerika
Dengan begitu banyak pilihan, memilih tempat untuk belajar bisa menjadi salah satu keputusan tersulit yang bisa kamu buat.
Pemeringkatan universitas bisa menjadi titik awal yang baik untuk memilih institusi pendidikan di luar negeri. Ada baiknya untuk memperhatikan posisi universitas AS dalam peringkat dunia berikut: Quacquarelli Symonds (peringkat QS), Times Higher Education (THE) dan peringkat Shanghai (Academic Ranking of World Universities).
Nah peringkat dunia ini juga akan mempengaruhi biaya kuliah di universitas tersebut. Beberapa faktor lainnya yang berpengaruh adalah spesialisasi, bentuk organisasi dan lokasi.
Salah satu cara untuk mengurangi biaya pendidikan adalah belajar di community college. Setelah lulus dari sekolah kejuruan ini, kamu dapat memasuki tahun ketiga program sarjana. Belajar di community college jauh lebih murah daripada di universitas. Jadi dengan perencanaan yang masuk akal, kamu dapat menyelesaikan dua tahun pertama program studi dengan biaya yang lebih murah.
Jika kamu bukan penutur asli bahasa Inggris, atau pernah kuliah di universitas yang kelasnya tidak diajarkan dalam bahasa Inggris, kamu harus melalui tes bahasa Inggris. Kamu harus mempersiapkan diri untuk TOEFL atau IELTS.
Untuk mendaftar di program studi tertentu (misalnya desain, arsitektur), kamu perlu menyiapkan portofolio atau mengikuti beberapa tes tambahan.
SAT dan ACT adalah tes standar yang diambil lulusan sekolah menengah AS untuk mendaftar di program gelar sarjana. Banyak perguruan tinggi tidak mengharuskan pelamar asing untuk melakukan tes ini dan setuju dengan nilai dari sertifikat kelulusan mereka. Semakin bergengsi sebuah universitas, semakin tinggi kemungkinan kamu harus mengikuti salah satu tes tersebut.