Universitas luar negeri yang menerima TOEFL ITP masih jadi topik yang sering dicari, terutama buat kamu yang ingin kuliah ke luar negeri tanpa harus langsung mengikuti tes TOEFL iBT atau IELTS. Meski TOEFL ITP pada dasarnya merupakan tes untuk keperluan institusi, ternyata masih ada sejumlah universitas dan program internasional yang menerima skor ini dalam kondisi tertentu, misalnya untuk penempatan kelas bahasa, jalur kerjasama antar universitas, atau proses seleksi beasiswa.
Supaya tidak salah langkah, penting untuk memahami bahwa setiap kampus punya kebijakan yang berbeda terkait penggunaan TOEFL ITP. Ada yang menerimanya sebagai syarat awal pendaftaran, ada juga yang hanya menggunakannya untuk program persiapan bahasa sebelum masuk perkuliahan. Dengan mengetahui ketentuannya sejak awal, kamu bisa menyusun strategi pendaftaran yang lebih tepat dan memilih kampus yang sesuai dengan kualifikasi yang dimiliki.
Berikut ini beberapa perguruan tinggi yang menerima TOEFL ITP bagi pelajar internasional:
Topik Pembahasan
1. University of Arkansas, USA

Banyak calon mahasiswa mencari informasi tentang universitas luar negeri yang menerima TOEFL ITP karena ingin menggunakan skor yang sudah dimiliki untuk mendaftar kuliah. Salah satu kampus yang memberikan kesempatan tersebut adalah University of Arkansas. Meski begitu, ada aturan khusus yang wajib dipahami sebelum menyiapkan dokumen pendaftaran agar proses admission berjalan lebih lancar.
University of Arkansas memang menerima TOEFL ITP sebagai bukti kemampuan bahasa Inggris, tetapi tidak semua sertifikat bisa digunakan. Dalam kebijakan resminya, kampus ini menetapkan skor minimal sekitar 550 untuk memenuhi persyaratan bahasa Inggris. Namun, skor tersebut hanya berlaku jika tes TOEFL ITP diselenggarakan langsung oleh University of Arkansas Testing Services. Ketentuan ini membuat informasi tentang universitas luar negeri yang menerima TOEFL ITP perlu dipelajari dengan lebih teliti agar tidak terjadi kesalahan saat mendaftar.
Berikut ini estimasi biaya kuliah program undergraduate di University of Arkansas:
| Komponen Biaya (Non-Resident Undergraduate) | Biaya (USD/Tahun) |
| Tuition | $30,604 |
| Fees | $2,580 |
| Tuition + Fees | $33,184 |
| Books | $1,270 |
| Housing | $10,144 |
| Food | $5,550 |
| Personal | $3,452 |
| Transportation | $2,656 |
| Estimasi Total Biaya per Tahun | $56,256 |
Bagi pelamar internasional, aturan ini tentu menjadi hal penting untuk diperhatikan. Sertifikat TOEFL ITP dari lembaga lain umumnya tidak dapat dipakai sebagai syarat masuk di University of Arkansas. Karena itu, banyak mahasiswa memilih menggunakan TOEFL iBT atau IELTS yang diakui secara internasional. Meski demikian, University of Arkansas tetap menjadi salah satu contoh universitas luar negeri yang menerima TOEFL ITP dengan ketentuan khusus yang sudah ditetapkan oleh pihak kampus.
2. University of Queensland, Australia

Apakah ada universitas luar negeri yang menerima TOEFL ITP? Pertanyaan ini sering muncul di benak para siswa yang ingin melanjutkan kuliah tanpa harus mengikuti tes bahasa Inggris lain. Di The University of Queensland (UQ), TOEFL ITP memang belum bisa dipakai untuk masuk langsung ke program sarjana atau magister. UQ hanya menerima TOEFL iBT, IELTS Academic, PTE Academic, dan beberapa tes bahasa Inggris resmi lainnya untuk direct entry.
Meski begitu, kesempatan kuliah di UQ tetap terbuka. Hasil TOEFL ITP dapat dimanfaatkan untuk mengikuti English Language Pathway yang diselenggarakan oleh UQ College. Nilai tersebut digunakan sebagai dasar penempatan level kelas bahasa Inggris. Setelah program pathway selesai dengan hasil yang memenuhi syarat, kamu bisa melanjutkan ke program akademik UQ tanpa perlu mengikuti IELTS atau TOEFL iBT lagi.
Perkiraan Penempatan TOEFL ITP untuk English Pathway UQ College:
| Skor TOEFL ITP | Jalur English Pathway yang Direkomendasikan |
| 500–549 | Bridging English (durasi lebih panjang) |
| 550–579 | Bridging English (durasi lebih singkat) |
| 580 ke atas | Berpeluang mengikuti pathway yang lebih singkat, sesuai hasil asesmen UQ College |
Persyaratan Bahasa Inggris untuk Masuk Langsung ke UQ:
| Tes Bahasa Inggris | Persyaratan Minimum |
| IELTS Academic | Overall 6.5 (minimal 6.0 tiap komponen) |
| TOEFL iBT (termasuk Paper Edition) | Overall 87 (Reading 19, Listening 19, Speaking 19, Writing 21) |
| PTE Academic | Overall 64 (minimal 60 tiap komponen) |
| Cambridge English Scale | Overall 176 (minimal 169 tiap komponen) |
Pilihan ini membuat UQ tetap menarik bagi calon mahasiswa Indonesia yang memiliki TOEFL ITP. Jalur pathway biasanya tersedia melalui program Bridging English maupun Integrated English. Penempatan kelas akan disesuaikan dengan hasil asesmen dari UQ College, sehingga proses belajar bahasa Inggris menjadi lebih terarah sebelum memulai perkuliahan di universitas.
3. Chulalongkorn University, Thailand

Apakah Chulalongkorn University termasuk kampus luar negeri yang menerima TOEFL ITP? Jawabannya, iya, tetapi hanya pada program tertentu. Beberapa program internasional dan pascasarjana masih mengizinkan penggunaan TOEFL ITP atau TOEFL Paper-Based Test sebagai syarat kemampuan bahasa Inggris. Sebaliknya, ada juga program yang hanya menerima TOEFL iBT, IELTS, atau tes bahasa Inggris lainnya.
Setiap program di Chulalongkorn University memiliki aturan yang berbeda. Misalnya, program Master of Arts in Teaching English as a Foreign Language (TEFL) menerima TOEFL ITP dengan skor minimal 550. Namun, program seperti Bachelor of Arts in Language and Culture (BALAC) justru tidak menerima TOEFL ITP sama sekali. Karena itu, mengecek persyaratan resmi pada halaman program tujuan menjadi langkah yang sangat penting sebelum mendaftar.
Persyaratan Bahasa Inggris yang Umum Digunakan
| Tes Bahasa Inggris | Skor Minimum |
| TOEFL ITP / TOEFL PBT | 550 |
| TOEFL iBT | 79 |
| IELTS Academic | 6.0 |
| CU-TEP | 75 |
Hal lain yang perlu diperhatikan, Chulalongkorn University tidak menyediakan English Pathway atau Bridging English yang menggunakan TOEFL ITP sebagai jalur menuju program akademik. Nilai TOEFL ITP hanya berlaku pada program yang memang mengakuinya sebagai syarat masuk. Jadi, pastikan hasil tes bahasa Inggris yang dimiliki sudah sesuai dengan kebijakan fakultas atau jurusan yang ingin dipilih.
4. Universiti Tunku Abdul Rahman, Malaysia

Banyak calon mahasiswa mencari universitas luar negeri yang masih memberi kesempatan bagi pemegang TOEFL ITP, dan UTAR termasuk salah satu yang cukup fleksibel. Universiti Tunku Abdul Rahman memang tidak menerima TOEFL ITP untuk direct entry ke program akademik. Namun, hasil TOEFL ITP masih bisa dipertimbangkan untuk memperoleh conditional offer melalui jalur English Pathway. Setelah lolos evaluasi, kamu dapat mengikuti program peningkatan bahasa Inggris sebelum memulai kuliah penuh.
UTAR menyediakan dua program utama, yaitu English Enhancement Programme (EEP) dan Intensive English Programme (IEP). Program ini ditujukan bagi mahasiswa yang belum memenuhi standar bahasa Inggris untuk masuk langsung ke Foundation, Bachelor, atau beberapa program Postgraduate. Penempatan level ditentukan oleh pihak universitas berdasarkan hasil asesmen dan dokumen yang diajukan. Jadi, TOEFL ITP berfungsi sebagai bagian dari proses evaluasi, bukan sebagai syarat resmi direct admission.
Meski TOEFL ITP tidak tercantum sebagai tes resmi untuk direct entry, peluang studi di UTAR tetap terbuka melalui jalur bahasa Inggris. Inilah yang membuat UTAR menarik bagi mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan studi ke universitas luar negeri dengan proses yang lebih fleksibel. Setelah menyelesaikan EEP atau IEP sesuai standar yang ditentukan, kamu dapat melanjutkan ke program akademik tanpa perlu mengulang tes bahasa Inggris internasional lainnya.

Baca Juga:
Memahami Kategori Skor TOEFL ITP
Ketahui Persyaratan Lengkap Skor TOEFL ITP untuk Kuliah di Malaysia
5. Lincoln University College, Malaysia

Keinginan kuliah di luar negeri tetap bisa diwujudkan meski belum memiliki IELTS atau TOEFL iBT. Lincoln University College (LUC) Malaysia membuka kesempatan bagi pemegang TOEFL ITP melalui program persiapan bahasa Inggris sebelum masuk ke jenjang akademik. Jalur ini menjadi alternatif bagi calon mahasiswa internasional yang ingin mempersiapkan kemampuan bahasa Inggris lebih dulu.
Berbeda dengan sistem direct entry, hasil TOEFL ITP akan dipertimbangkan dalam proses evaluasi awal oleh pihak universitas. Selanjutnya, peserta dapat mengikuti English Placement Test (EPT) untuk menentukan level English Preparatory Programme (EPP) yang sesuai. Setelah menyelesaikan program tersebut, kamu bisa melanjutkan ke Foundation, Diploma, Bachelor, maupun Postgraduate sesuai persyaratan akademik yang berlaku.
Pilihan ini memberi kesempatan lebih luas bagi mahasiswa yang belum memenuhi standar bahasa Inggris untuk masuk langsung ke perkuliahan. Selain meningkatkan kemampuan berbahasa, EPP juga membantu mempersiapkan keterampilan akademik agar proses belajar di kampus menjadi lebih lancar. Dengan sistem ini, TOEFL ITP tetap bisa menjadi langkah awal menuju pendidikan internasional di Lincoln University College.
6. University of Wollongong, Australia

Pilihan untuk melanjutkan studi ke Australia memang semakin beragam, tetapi penting memahami syarat bahasa Inggris di setiap kampus. Saat mencari universitas luar negeri yang menerima TOEFL ITP, University of Wollongong (UOW) ternyata belum memasukkan TOEFL ITP sebagai tes bahasa Inggris yang diakui untuk proses penerimaan mahasiswa internasional. Kampus ini hanya menerima IELTS Academic, TOEFL iBT, PTE Academic, Cambridge English, serta beberapa tes lain yang telah disetujui pemerintah Australia.
Meski begitu, kesempatan kuliah di UOW tetap terbuka melalui jalur English Pathway yang diselenggarakan oleh UOW College Australia. Program ini dirancang untuk membantu calon mahasiswa meningkatkan kemampuan akademik berbahasa Inggris sebelum masuk ke jenjang Foundation, Diploma, Bachelor, atau Master. Dalam skema tersebut, universitas luar negeri yang menerima TOEFL ITP tidak berlaku untuk UOW karena proses seleksi menggunakan IELTS, TOEFL iBT, PTE Academic, Cambridge English, atau placement test resmi dari UOW College.
Bagi yang sedang menyusun rencana studi ke Australia, memahami kebijakan tiap kampus akan menghemat waktu saat menyiapkan dokumen pendaftaran. UOW memang menyediakan jalur English for Academic Purposes (EAP), tetapi TOEFL ITP belum menjadi bagian dari persyaratan resminya. Karena itu, sebelum menentukan tujuan studi, pastikan selalu mengecek informasi terbaru agar peluang diterima di universitas luar negeri yang menerima TOEFL ITP maupun kampus dengan syarat bahasa Inggris lainnya bisa disesuaikan dengan sertifikat yang kamu miliki.
7. Alfaisal University, Arab Saudi

Berencana kuliah di Arab Saudi? Informasi soal syarat bahasa Inggris tentu wajib dicek sejak awal. Di antara daftar universitas luar negeri yang menerima TOEFL ITP, Alfaisal University termasuk kampus yang mengakomodasi sertifikat ini melalui Alfaisal University Preparatory Program (AUPP) atau University Preparatory Program (UPP). Jadi, TOEFL ITP digunakan sebagai jalur persiapan sebelum masuk ke program sarjana, bukan untuk direct admission.
Skor TOEFL ITP yang dibutuhkan umumnya mulai dari 500 untuk sebagian besar program, sedangkan jalur tertentu seperti Medicine dan Pharmacy dapat mensyaratkan skor hingga 550. Setelah seluruh persyaratan akademik dan bahasa Inggris terpenuhi, mahasiswa dapat melanjutkan ke program sarjana tanpa perlu mengulang program persiapan. Karena kebijakan tiap kampus berbeda, selalu pastikan mengecek persyaratan terbaru sebelum memilih universitas luar negeri yang menerima TOEFL ITP sebagai tujuan studi.
Bagi calon mahasiswa yang belum memenuhi syarat bahasa Inggris, AUPP menjadi tahap awal sebelum memulai kuliah di fakultas Business, Engineering, Science, Medicine, Pharmacy, maupun Law & International Relations. Selama program berlangsung, kemampuan bahasa Inggris akademik, matematika, dan sains akan diperkuat agar lebih siap mengikuti perkuliahan. Hal inilah yang membuat Alfaisal University sering masuk pembahasan mengenai universitas luar negeri yang menerima TOEFL ITP melalui sistem English Pathway.
Baca Juga: 3 Modul Dasar TOEFL ITP yang Wajib Kamu Pelajari Dari Sekarang
Menentukan universitas luar negeri yang menerima TOEFL ITP bisa menjadi langkah awal untuk mewujudkan rencana studi internasional tanpa harus terburu-buru mengambil tes bahasa Inggris lain. Meski begitu, setiap kampus memiliki kebijakan yang berbeda, mulai dari menerima TOEFL ITP untuk English Pathway hingga hanya mengakuinya pada program tertentu. Karena itu, penting untuk memastikan syarat terbaru dari universitas tujuan agar proses pendaftaran berjalan lebih lancar.
Sebagai agen pendidikan luar negeri profesional yang berbasis di Tangerang dan Jakarta, ICAN Education telah bekerja sama dengan banyak universitas ternama di Australia, Singapura, Malaysia, Inggris, Amerika Serikat, Kanada, New Zealand, dan berbagai negara lainnya. Seluruh layanan konsultasi diberikan secara gratis oleh tim konsultan yang berpengalaman dan didukung jaringan 14 kantor cabang di berbagai kota di Indonesia. Apa pun rencana studimu, tim ICAN Education siap mendengarkan kebutuhanmu dan membantu menemukan jalur terbaik agar impian kuliah di luar negeri bisa terwujud.



